
Ifonti.com – JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan sejumlah saham mulai perdagangan sesi I hari ini, Selasa (13/1/2026), menyusul lonjakan harga yang dinilai sangat signifikan. Langkah ini diambil sebagai upaya perlindungan bagi investor agar perdagangan tetap berjalan secara wajar dan terkontrol.
Beberapa saham tersebut antara lain saham PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI), PT RMK Energy Tbk (RMKE), PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL), dan PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk (LMAX).
Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menyampaikan bahwa kenaikan harga saham-saham ini cenderung tidak wajar. Hal ini karena dibarengi kinerja fundamental yang kurang memuaskan dari sisi top line maupun bottom line-nya.
DBS Soroti Pentingnya Aset Riil & Saham Berkualitas dalam Strategi Investasi 2026
“Karena emiten-emiten tersebut belum merilis pengumuman terkait aksi korporasi. Sehingga membuat pergerakan harga sahamnya di luar kewajaran. Jika dibandingkan kinerja fundamental, itu bertolak belakang,” ujar Nafan kepada Kontan, Selasa (13/1/2026).
Kondisi tersebut perlu diwaspadai oleh investor. Pasalnya, jika harga saham mengalami penurunan tajam, investor berpotensi terpaksa melakukan cut loss agar kerugian tidak semakin dalam.
Untuk saham dengan karakteristik pergerakan seperti ini, menurut Nafan, strategi yang lebih tepat adalah trading jangka pendek, bukan investasi jangka panjang.
Cek Rekomendasi Teknikal Saham CUAN, AADI, EXCL untuk Rabu (14/1)
Alternatif lainnya, bagi investor yang tetap ingin masuk, disarankan untuk menerapkan manajemen risiko secara ketat, salah satunya dengan memasang trailing stop guna membatasi potensi kerugian.
Dengan begitu Nafan merekomendasikan investor untuk sell on strength saham PADI, RMKE, PPGL, dan LMAX.