Bukan sektor migas, ternyata ini saham yang punya umur reli panjang saat perang

Saham sektor teknologi dan komoditas seperti emas dan batu bara diprediksi memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang di tengah konflik global, berbeda dengan saham migas yang reli-nya singkat.

Asing net sell jumbo Rp 2,63 triliun saat IHSG melonjak, cek saham yang banyak dijual

Ifonti.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bangkit setelah dua hari berturut-turut berada di zona merah. Pada penutupan perdagangan Selasa (10/3), IHSG menguat 103,54 poin atau 1,41% ke level 7.440,91. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, sepanjang perdagangan IHSG bergerak stabil di zona hijau dengan level terendah di 7.372 dan tertinggi mencapai 7.499. Baca Juga: IHSG Melonjak 1,41% ke 7.440, Cek Ifonti.com…

Misbakhun pertanyakan esensi papan pemantauan khusus, soroti spekulasi pasar saham

Misbakhun mempertanyakan esensi Papan Pemantauan Khusus di pasar saham, menyoroti spekulasi dan urgensi regulasi. Papan ini memantau saham dengan kriteria khusus.

IHSG melonjak 1,41% ke 7.440, cek saham net buy terbesar asing, Selasa (10/3)

Ifonti.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rebound setelah dua hari parkir di zona merah. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG menguat 103,54 poin atau 1,41% ke level 7.440,91 pada penutupan perdagangan Selasa (10/3/2025). Sepanjang perdagangan IHSG bergerak di zona hijau dengan level terendah 7.372 dan level tertinggi 7.499. Baca Juga: Ifonti.com Buy Rp 1,11 Triliun Saat IHSG Anjlok, Cek Saham yang Diborong,…

IHSG paling boncos se-ASEAN jadi kesempatan serok bawah?

IHSG turun 13,95% sejak awal tahun, terburuk di Asia Tenggara. Ini bisa jadi peluang beli saham berfundamental kuat saat valuasi menarik.

Respons fatwa Muhammadiyah soal kripto, Indodax dorong edukasi investor

Ifonti.com JAKARTA. Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah menerbitkan fatwa yang menyatakan aset kripto dapat dipandang sebagai aset digital bernilai yang memenuhi kriteria fikih mal mutaqawwam, sehingga sah dimanfaatkan sebagai instrumen investasi. Namun, kripto dinilai tidak sah digunakan sebagai alat pembayaran karena volatilitas harga yang tinggi dan berpotensi menimbulkan mudarat dalam transaksi. Vice President Indodax…

BRMS pacu produksi emas, cermati rekomendasi sahamnya

Ifonti.com JAKARTA. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) terus mempercepat ekspansi produksi emas sebagai strategi utama mendorong pertumbuhan kinerja dalam beberapa tahun ke depan. Peningkatan kapasitas produksi, pengembangan tambang bawah tanah, hingga eksplorasi proyek tembaga menjadi katalis utama bagi emiten tambang ini. Analis UBS Sekuritas Indonesia, Igor Putra, mengatakan manajemen BRMS fokus meningkatkan keunggulan operasional…

Harga aluminium dan nikel naik di tengah konflik Timur Tengah, timah anjlok

Ifonti.com JAKARTA. Harga logam industri global bergerak dinamis di tengah memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah. Ketegangan geopolitik di wilayah tersebut memicu gangguan pada rantai pasok serta memengaruhi sentimen pasar komoditas dunia. Berdasarkan data Trading Economics pada Selasa (10/3/2026) pukul 14.40 WIB, harga aluminium mencatat kenaikan signifikan dalam sepekan terakhir. Aluminium naik 5,02% menjadi US$ 3.352 per ton….

Tersengat sentimen revisi outlook, cek rekomendasi saham BMRI, BBRI, dan BBNI

Ifonti.com JAKARTA. Mayoritas saham bank BUMN kembali tertekan pada perdagangan Selasa (10/3/2026) setelah lembaga pemeringkat global Fitch Ratings merevisi outlook tiga bank Himbara menjadi negatif, meski peringkat mereka tetap dipertahankan. Bank yang terdampak adalah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Saham BBNI ditutup melemah 0,70% ke Rp 4.260, BBRI turun 0,28% ke Rp…

Kinerja Sumber Tani Agung Resources (STAA) tumbuh positif sepanjang 2025

Ifonti.com – JAKARTA. Emiten perkebunan kelapa sawit PT Sumber Tani Agung Resources Tbk (STAA) mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025. Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan sebesar Rp 9,66 triliun sepanjang tahun 2025. Ini naik 50,15% secara tahunan dari Rp 6,43 triliun di tahun 2024. Segmen produk turunan kelapa sawit menyumbang Rp 4,91 triliun dan segmen produk kelapa sawit Rp 4,75 triliun. Sementara, secara pasar geografis,…