
Ifonti.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencetak rekor tertinggi baru sepanjang masa setelah berhasil menembus level 9.000.
Kamis (15/1/2026), IHSG ditutup menguat 42,822 poin atau 0,47% ke 9.075,41. Penguatan IHSG ditopang oleh lima sektor indeks yakni keuangan, teknologi, non primer dan infrastruktur.
Indeks dengan penguatan terbesar dicetak oleh IDX Barang Konsumen Non Primer menguat 1,15%. IDX Sektor Keuangan naik 1,14% dan IDX Sektor Teknologi menguat 0,58%.
Saham Emiten Rokok Diproyeksi Bangkit Tahun Ini, Apa Penyulutnya?
IDX Sektor Barang Konsumen Primer menguat 0,20% dan IDX Sektor Infrastruktur naik 0,13%.
Sementara sektor lain seperti IDX Sektor Perindustrian melemah 2,31%, IDX Sektor Transportasi dan Logistik melemah 0,97% dan IDX Sektor Barang Baku melemah 0,76%.
IDX Sektor Properti & Real Estate juga melemah 0,43%. IDX Sektor Energi melemah 0,21%. IDX Sektor Kesehatan melemah 0,21%
Adapun total volume transaksi bursa mencapai 50,38 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 27,91 triliun. Sebanyak 339 saham harganya naik, 331 harga sahamnya turun dan 133 tidak bergerak alias stagnan.
Top gainers LQ45 hari ini adalah:
PT Bank Negara Indonesia Tbk (SCMA) naik 4,13%
PT Ciputra Development Tbk (CTRA) naik 3,87%
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) naik 3,45 %
Agro Yasa Lestari (AYLS) Diakuisisi Bintang Cahaya Investment Senilai Rp 39 Miliar
Top losser LQ45 hari ini terdiri dari:
PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun 5,04%
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) turun 2,84%
PT XL Smart Telecom Tbk (EXCL) turun 2,43%