Chandra Asri (TPIA) terbitkan obligasi Rp 2,25 triliun, ini rencana penggunaannya

Ifonti.com JAKARTA. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) berencana menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Chandra Asri Pacific Tahap II Tahun 2026 dengan jumlah pokok sebesar Rp 2,25 triliun.

Obligasi ini terdiri dari tiga seri. Seri A menawarkan jumlah pokok sebesar Rp 635,39 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,50% per tahun dan jangka waktu 3 tahun sejak tanggal emisi.

Seri B menawarkan jumlah pokok sebesar Rp 885,39 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 7% per tahun dan jangka waktu 5 tahun sejak tanggal emisi.

Seri C menawarkan jumlah pokok sebesar Rp 727,23 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,50% per tahun dan jangka waktu 7 tahun sejak tanggal emisi.

Dana Buyback Tersisa 28,94% dari Total, Harga Saham Darma Henwa (DEWA) Masih Turun

Masa penawaran umum obligasi tersebut berlangsung pada 18–20 Februari 2026 yang dilanjutkan dengan penjatahan pada 23 Februari 2026. Proses pengembalian uang pemesanan dan distribusi obligasi secara elektronik akan berlangsung pada 25 Februari 2026. Obligasi ini akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 26 Februari 2026.

TPIA telah melakukan pemeringkatan dengan menggandeng PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), yang mana obligasi ini diganjar dengan peringkat idAA-.

“Dana bersih yang diperoleh dari hasil obligasi ini akan digunakan seluruhnya untuk keperluan modal kerja, termasuk di antaranya pembelian bahan baku produksi untuk kegiatan usaha yang pelaksanaannya akan digunakan oleh perusahaan,” tulis Manajemen TPIA dalam keterbukaan informasi, Rabu (4/2/2026).

  TPIA Chart by TradingView  

Dalam menerbitkan obligasi ini, TPIA berkolaborasi dengan PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Henan Putihrai Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi dan penjamin emisi obligasi. Adapun peran wali amanat dipegang oleh PT Bank Tabungan Negara Tbk.