
Ifonti.com Berbicara tentang investasi tentunya banyak orang yang membayangkan membutuhkan modal yang sangat besar. Banyak orang ingin mulai investasi, tetapi sering merasa ragu karena modal terbatas. Padahal, saat ini kamu bisa berinvestasi hanya dengan Rp10 ribu melalui berbagai aplikasi resmi yang aman dan praktis.
Dengan menggunakan platform Pintu, maka kamu bisa melakukan investasi crypto, emas crypto, hingga saham tertokenisasi. Kelebihannya lainnya kamu bisa membeli dengan harga yang terjangkau, mulai Rp 11 ribu, dan waktu kapan saja.
Berkat kemajuan teknologi finansial, siapa pun dapat memulai dari nominal kecil langsung melalui ponsel. Bahkan, kamu sudah bisa membeli emas digital, reksa dana, saham, hingga crypto tanpa harus datang ke kantor cabang atau mengurus dokumen rumit. Karena itu, tren investasi mikro semakin diminati, khususnya oleh pelajar, mahasiswa, dan pekerja muda.
Selain kemudahan akses, proses belajar investasi juga semakin terbantu dengan teknologi digital seperti Chat GPT, yang sering dimanfaatkan untuk mencari edukasi, memahami istilah keuangan, serta membandingkan strategi sebelum mengambil keputusan. Dengan pengetahuan yang cukup, risiko dapat ditekan sekaligus membantu pemula lebih percaya diri memulai langkah pertama.
Meski demikian, sekarang ini banyak aplikasi investasi yang bisa kamu gunakan, dimana semuanya memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi investor. Hal ini tentunya malah membuat bingung bagi investor pemula dalam memiliki aplikasi investasi yang terbaik.
Untuk itu, tentunya kamu harus selektif dalam memilih aplikasi investasi. Pilihlah aplikasi yang legal, terdaftar, serta memiliki sistem keamanan baik agar dana tetap terlindungi. Fitur yang lengkap juga memberikan kemudahan kamu dalam trading atau investasi.
7 Aplikasi Investasi dengan Modal Rp 10 ribu
Berikut 7 aplikasi investasi modal Rp10 ribu terbaik yang layak kamu pertimbangkan, diantaranya adalah:
1. Pintu – Aplikasi Investasi Crypto Praktis dan Ramah untuk Pemula
Pintu adalah salah satu aplikasi investasi aset crypto yang populer di Indonesia dengan jumlah unduhan lebih dari 10 juta kali. Platform ini menyediakan lebih dari 320+ token, mulai dari koin utama hingga token baru, sehingga pengguna memiliki banyak opsi untuk membangun portofolio.
Selain itu, Pintu juga telah terdaftar secara resmi dan berada di bawah pengawasan OJK, sehingga aspek keamanan dan legalitasnya lebih terjamin. Dari sisi tampilan, Pintu menghadirkan antarmuka yang sederhana dan intuitif. Dengan antarmuka yang ramah pengguna dan fitur yang lengkap, Pintu cocok bagi investor pemula maupun trader profesional dan aktif.
Oleh karena itu, pemula dapat dengan mudah memahami cara membeli, menjual, maupun menyimpan aset crypto tanpa merasa kebingungan. Meski begitu, fitur yang ditawarkan tetap lengkap sehingga trader berpengalaman pun tetap nyaman menggunakannya. Beberapa aset populer seperti Bitcoin, Ethereum, dan Solana pun tersedia dan dapat diperdagangkan kapan saja.
Tidak hanya menyediakan fitur transaksi dasar, Pintu juga menghadirkan berbagai fasilitas pendukung. Misalnya, fitur Pintu Earn memungkinkan pengguna memperoleh potensi imbal hasil dari aset yang disimpan. Kemudian, ada Auto DCA yang membantu membeli crypto secara rutin dan otomatis, sehingga strategi investasi menjadi lebih disiplin.
Bagi pengguna yang menginginkan pengalaman trading lebih profesional, tersedia Pintu Pro. Platform ini menawarkan fitur trading lanjutan seperti Spot dan Futures dalam satu sistem terintegrasi. Dengan dukungan regulasi resmi, Pintu Pro memberikan rasa aman sekaligus fleksibilitas dalam bertransaksi.
Melalui Pintu Futures, trader dapat memanfaatkan pergerakan pasar secara maksimal dengan leverage hingga 25 kali. Artinya, peluang keuntungan bisa dioptimalkan baik saat harga naik maupun turun. Tak hanya itu, Pintu Pro juga tersedia dalam versi web dengan performa cepat serta dilengkapi fitur profesional seperti grafik teknikal, limit order, kontrak perpetual, margin trading, dan berbagai alat analisis lainnya.
Exchange Pintu telah terdaftar resmi OJK dan Bappebti serta dilengkapi dengan sistem keamanan berlapis yang dirancang untuk melindungi aset dan data pengguna secara maksimal seperti autentikasi dua faktor (2FA) dan verifikasi biometrik serta mengantongi sertifikasi keamanan internasional ISO 27001:2022. Bukan hanya itu saja, aset pengguna disimpan utuh di PT Kustodian Koin Indonesia (ICC) dan Fireblocks, dua mitra kustodian dengan teknologi kelas dunia yang menjamin keamanan penyimpanan aset digital.
2. Bibit – Reksa Dana Otomatis Cocok untuk Pemula Total
Aplikasi yang sangat ramah bagi investor baru. Aplikasi ini memanfaatkan teknologi robo advisor sehingga sistem secara otomatis merekomendasikan portofolio sesuai profil risiko. Jadi, kamu tidak perlu menganalisis produk satu per satu.
Ketika pertama kali mendaftar, kamu akan mengisi kuesioner singkat. Setelah itu, Bibit langsung menyusun kombinasi reksa dana pasar uang, obligasi, dan saham. Dengan cara ini, risiko investasi menjadi lebih seimbang.
Selain itu, setoran awalnya sangat terjangkau, mulai dari Rp10 ribu. Karena nominalnya kecil, Anda bisa berinvestasi rutin tanpa merasa terbebani. Tampilan aplikasinya juga sederhana sehingga mudah dipahami oleh pemula.
3. Pegadaian Digital – Tabungan Emas Stabil dan Minim Risiko
Bagi kamu yang menginginkan investasi aman dan cenderung stabil. Emas dikenal sebagai aset lindung nilai karena harganya relatif tahan terhadap inflasi dan gejolak ekonomi. Melalui aplikasi ini, kamu dapat membeli emas digital dengan nominal kecil, bahkan setara Rp10 ribu.
Selain itu, kamu bisa mencetak emas fisik kapan saja jika ingin menyimpannya sendiri. Dengan kata lain, fleksibilitasnya sangat tinggi. Karena dikelola BUMN, Pegadaian memiliki tingkat kepercayaan tinggi. Oleh sebab itu, banyak pemula merasa lebih nyaman memulai investasi dari emas sebelum mencoba instrumen lain.
4. Stockbit – Investasi Saham Sekaligus Belajar dari Komunitas
Menghadirkan pengalaman berbeda karena menggabungkan fitur trading dengan komunitas diskusi. Kamu bisa membeli saham sekaligus membaca opini investor lain.
Selain itu, aplikasi ini menyediakan data fundamental, laporan keuangan, dan grafik harga real-time. Karena itu, kamu dapat menganalisis perusahaan secara lebih mendalam sebelum membeli sahamnya.
Dengan modal kecil, kamu sudah bisa membuka rekening saham. Jadi, pemula dapat belajar secara bertahap sambil membangun portofolio.
5. Bareksa – Satu Aplikasi untuk Banyak Instrumen
Menawarkan konsep marketplace investasi. Artinya, kamu bisa menemukan berbagai produk dalam satu tempat, mulai dari reksa dana, obligasi negara ritel, hingga emas digital.
Keunggulan Bareksa terletak pada kelengkapan informasi. Setiap produk menampilkan kinerja historis, rating, serta profil risiko. Dengan demikian, kamu dapat membandingkan sebelum memilih.
Karena proses pembeliannya mudah dan modalnya kecil, Bareksa sangat cocok untuk pemula yang ingin mencoba beberapa instrumen sekaligus.
6. IPOT – Platform Lengkap dengan Fitur Profesional
Platform ini menyediakan saham, reksa dana, dan ETF dalam satu akun. Selain itu, tersedia robot trading yang membantu menjalankan strategi otomatis. Bagi investor yang ingin berkembang dari dasar hingga profesional, IPOT menjadi pilihan menarik.
Meskipun tampilannya lebih kompleks, IPOT tetap menyediakan materi edukasi. Jadi, pemula tetap bisa belajar perlahan. Seiring waktu, kamu dapat memanfaatkan fitur lanjutan untuk meningkatkan potensi keuntungan.
7. BIONS – Saham Aman dengan Dukungan Sekuritas Bank
Menawarkan keamanan ekstra karena didukung bank besar. Sistemnya stabil, sedangkan reputasinya sudah teruji. Aplikasi ini menyediakan riset pasar, berita saham, serta rekomendasi investasi. Selain itu, proses transfer dana terintegrasi dengan rekening bank sehingga lebih praktis.
Karena itu, BIONS cocok bagi investor pemula yang mengutamakan kredibilitas perusahaan sekaligus kemudahan transaksi.
Kesimpulannya, dari beberapa aplikasi investasi yang ada diatas bisa kamu sesuaikan dengan pemahaman kamu tentang investasi, dari crypto, saham, reksadana, dll. Perlu diingat, semua aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat crypto dengan harga yang fluktuatif.
Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor.