
Ifonti.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju di zona hijau pada awal perdagangan Rabu (18/2/2026), setelah libur Tahun Baru Imlek.
Mengutip data RTI pukul 09.18 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan naik 0,97% atau 80,044 poin ke level 8.292,315. Sebanyak 350 saham menguat, 227 saham melemah, dan 141 saham stagnan.
Total volume perdagangan mencapai 7,9 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 3,9 triliun.
Rupiah Melemah ke Rp 16.867 per Dolar AS Rabu (18/2) Pagi, Cermati Risalah The Fed
Sebanyak 10 indeks sektoral menopang kenaikan IHSG pagi ini. Tiga sektor dengan penguatan tertinggi adalah: IDX-Energy naik 1,87%, IDX-Cyclic naik 1,14%, dan IDX-Industry naik 1,01%.
Kinerja sektor energi yang solid turut sejalan dengan pergerakan saham-saham komoditas dan tambang.
Top Gainers dan Losers LQ45
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers indeks LQ45 antara lain:
- PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) naik 4,14% ke Rp 755
- PT Alamtri Minerals Tbk (ADMR) naik 3,22% ke Rp 1.925
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) naik 3,12% ke Rp 8.250
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 40.000 Jadi Rp 2.878.000 Per Gram, Rabu (18/2)
Sementara itu, saham-saham yang melemah antara lain:
- PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) turun 3,81% ke Rp 1.135
- PT United Tractors Tbk (UNTR) turun 1,36% ke Rp 29.000
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun 1,35% ke Rp 93.050
BREN Chart by TradingView
Sentimen Global Masih Beragam
Penguatan IHSG terjadi di tengah bursa saham Asia yang juga bergerak naik, meski kekhawatiran terhadap sektor kecerdasan buatan (AI) masih membayangi pasar global.
Di Jepang, Nikkei 225 naik 0,93% ke 57.090,14, sedangkan di Australia S&P/ASX 200 menguat 0,5%. Sejumlah pasar Asia lainnya masih tutup karena libur Imlek sehingga volume transaksi relatif lebih tipis.
Penerbitan Obligasi ESG Melejit 146% di 2025 Tembus Rp 35,56 Triliun
Sementara itu, Wall Street pada perdagangan sebelumnya ditutup menguat tipis. Dow Jones Industrial Average naik 0,07% ke 49.533,19, S&P 500 menguat 0,10% ke 6.843,22, dan Nasdaq Composite bertambah 0,14% ke 22.578,38.
Investor global masih mencermati prospek industri AI di tengah kekhawatiran potensi overinvestasi dan dampaknya terhadap pasar tenaga kerja.
Analis dari National Australia Bank (NAB) menilai ketidakpastian terkait AI tetap menjadi sumber volatilitas pasar, baik dalam menentukan emiten yang akan unggul maupun dampaknya terhadap sektor ekonomi lain.
Secara keseluruhan, IHSG memulai perdagangan pascalibur dengan sentimen positif, ditopang penguatan sektor energi dan sejalan dengan pergerakan bursa Asia yang cenderung menguat.