
Ifonti.com JAKARTA. PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) mencatat kinerja positif sepanjang tahun 2025. Perusahaan ini membukukan pendapatan sebesar Rp 19,9 triliun atau tumbuh 4,4% secara tahunan setara 99% dari estimasi Maybank Sekuritas Indonesia dan 100% dari konsensus pasar.
Meskipun pertumbuhan penjualan secara keseluruhan tidak terlalu besar, kualitas pertumbuhannya tetap kuat dan stabil. Analis Maybank Sekuritas, Paulina Margareta dalam riset pada 25 Februari 2026 mengatakan, AUTO dinilai mampu mengeksekusi strategi dengan baik di tengah pasar otomotif primer yang masih menantang, sehingga mendukung pandangan AUTO untuk mampu menjaga ketahanan laba di tengah volatilitas siklus industri.
Laba inti tahun 2025 tercatat sebesar Rp 2,2 triliun, naik 17,6% secara tahunan dibandingkan tahun 2024, serta melampaui estimasi Maybank dan konsensus masing-masing sebesar 103% dan 104%.
Penguatan Harga Minyak Dunia Jadi Katalis Positif Emiten Migas
Margin kotor dan margin operasional juga mengalami peningkatan masing-masing menjadi 16,9% dan 6,2% pada tahun 2025, atau naik 80 basis poin dan 70 basis poin secara tahunan, didukung efisiensi operasional dan peningkatan otomasi.
Segmen manufaktur mencatat pertumbuhan sekitar 5% secara tahunan, melampaui pertumbuhan industri secara umum. Kinerja ini ditopang oleh ekspansi pangsa pasar serta peningkatan kontribusi ekspor, yang tumbuh sekitar 13% secara tahunan pada 2025.
Peningkatan ekspor tersebut membantu diversifikasi pendapatan sehingga tidak semata bergantung pada permintaan domestik, sekaligus menjaga stabilitas volume penjualan.
Kontribusi laba dari entitas asosiasi dan joint venture di segmen manufaktur juga meningkat sekitar 13% secara tahunan, memberikan tambahan dukungan terhadap kinerja laba.
Sementara itu, bisnis perdagangan (trading) mencatat pertumbuhan sekitar 5% secara tahunan, mencerminkan permintaan suku cadang pengganti yang stabil di tengah aktifnya pasar kendaraan bekas dan kebutuhan perawatan kendaraan yang tetap terjaga.
Secara keseluruhan, Maybank Sekuritas menilai fundamental AUTO tetap kuat dengan profil pertumbuhan yang defensif, arus kas solid, serta potensi imbal hasil yang menarik bagi investor di tengah dinamika industri otomotif.
Paulina mempertahankan rekomendasi buy untuk saham AUTO dengan target harga Rp 3.200. Saham AUTO juga tetap menjadi top pick di sektor otomotif berkat valuasi yang menarik dan ketahanan kinerja pendapatan.
Simak Rekomendasi Teknikal Saham BUKA, PTRO, PGEO untuk Jumat (27/2)
Menurut Paulina, AUTO menawarkan kombinasi menarik antara pertumbuhan yang stabil, kemampuan menghasilkan kas yang tinggi, serta imbal hasil yang kompetitif bagi pemegang saham.
Saat ini, saham AUTO diperdagangkan pada valuasi 5,8x untuk PER 2026 (sekitar -0,5 standar deviasi dari rata-rata tiga tahun), dengan potensi dividend yield sekitar 8%. Imbal hasil ini dinilai berpeluang meningkat seiring dengan fokus grup Astra dalam meningkatkan total shareholder returns.
Meski demikian, terdapat sejumlah risiko terhadap rekomendasi tersebut, antara lain potensi pelemahan permintaan global dan domestik yang lebih dalam dari perkiraan, serta persaingan agresif dari suku cadang impor.