
Ifonti.com Indeks utama Wall Street dibuka turun pada Kamis (5/3/2026), seiring konflik di Timur Tengah memasuki hari keenam.
Kekhawatiran terhadap tekanan inflasi baru yang bisa mempersulit kebijakan moneter Federal Reserve menjadi salah satu faktor utama pelemahan pasar.
Melansir Reuters, Indeks Dow Jones Industrial Average turun 212,7 poin (0,44%) ke level 48.526,73 pada pembukaan perdagangan.
Sementara itu, S&P 500 melemah 18,4 poin (0,27%) menjadi 6.851,08, dan Nasdaq Composite turun 100 poin (0,44%) ke 22.707,47.
IHSG Menguat Setelah Anjlok, Cermati Prospek dan Rekomendasi Sahamnya
Dukungan datang dari sektor teknologi, terutama saham Broadcom, yang naik 6,4% di perdagangan pre-market setelah memproyeksikan pendapatan chip kecerdasan buatan akan melebihi US$100 miliar tahun depan.
Kenaikan saham teknologi membantu Wall Street bertahan lebih baik dibanding rekan-rekannya di Eropa dan Asia, meski perang udara AS-Israel terhadap Iran belum menunjukkan tanda mereda.
Di sesi sebelumnya, pemulihan saham teknologi membuat Nasdaq menutup pekan hampir tanpa kerugian mingguan, dan jika tren ini berlanjut, indeks berpotensi menutup minggu dalam wilayah positif.
Namun, gangguan yang berkelanjutan di Selat Hormuz berpotensi mendorong tekanan inflasi lebih lanjut melalui biaya energi dan logistik.
IHSG Diprediksi Bergerak Terbatas pada Jumat (6/3)
Kenaikan harga minyak mentah hingga US$100 per barel bisa menjadi sinyal risiko bagi pasar. Para investor juga menunggu laporan apakah konflik akan segera mereda.
“Selama beberapa tahun terakhir, menurunkan inflasi menjadi fokus utama The Fed. Mereka sudah mulai membuat kemajuan. Tapi jika harga energi tetap tinggi, inflasi bisa naik lagi, dan itu akan memaksa Fed meninjau ulang rencana mereka,” kata Adam Sarhan.
Indeks volatilitas CBOE (VIX) naik 0,95 poin menjadi 22,1, mencerminkan kehati-hatian investor.
Sementara itu, futures Russell 2000 turun 0,9%. Saham sektor perjalanan yang paling sensitif terhadap harga energi juga turun: Delta Airlines melemah 1,1%, sementara Norwegian Cruise turun 0,6%.
Konflik yang berkepanjangan berpotensi mengganggu pasokan bahan baku semikonduktor dan memperlambat pengembangan pusat data bagi perusahaan AI di Timur Tengah.
Harga Emas & Nikel Naik, Pendapatan Antam (ANTM) Diproyeksi Tembus Rp 126 Triliun
Saham chip bergerak bervariasi: Nvidia turun 0,7%, sedangkan Marvell Technology naik 1,4%. Saham energi seperti Cheniere Energy dan Valero Energy naik sekitar 1%, sedangkan saham pertahanan seperti RTX dan Aerovironment masing-masing naik 0,6% dan 1,8%.
Di sisi lain, Trade Desk melonjak 21% setelah laporan menyebut OpenAI melakukan pembicaraan awal untuk beriklan melalui perusahaan tersebut.
Saham ritel Kroger turun 2,7% setelah memproyeksikan penjualan dan laba tahunan di bawah perkiraan analis.
Data juga menunjukkan jumlah pengajuan tunjangan pengangguran baru di AS tidak berubah pada pekan lalu.
Sementara itu, komentar baru dari Michelle Bowman akan dirilis hari ini, menjelang laporan penting non-farm payroll Jumat mendatang.