
Grab meluncurkan 13 fitur baru berbasis kecerdasan buatan atau AI lewat acara bertajuk GrabX 2026. Ada yang berfungsi mendampingi pengemudi, dan ada juga yang membantu pengguna berbelanja.
“Saya percaya AI harus bekerja paling keras untuk orang-orang yang paling membutuhkannya. Saya sangat antusias bahwa produk yang kami luncurkan hari ini di GrabX seperti memiliki pendamping pintar di sisi pengguna,” kata Chief product Officer Grab Philipp Kandal dalam acara GrabX 2026 di Jakarta, Rabu (8/4).
Ada 13 fitur baru yang diluncurkan, dengan sembilan di antaranya tersedia di Indonesia. Rinciannya sebagai berikut:
1. Group Ride
Fitur yang sudah ada di Indonesia ini bisa membantu pengguna hemat hingga 40% biaya perjalanan dibandingkan bepergian sendiri jika memiliki rute yang sama. AI Grab mengatur seluruh perjalanan secara cerdas agar paling efisien, dan tarif setiap penumpang dihitung berdasarkan faktor seperti jarak tempuh, kondisi lalu lintas, serta waktu perjalanan.
2. Grab More
Fitur yang sudah ada di Indonesia ini membuat penggunanya bisa memesan makanan di merchant berbeda dengan satu ongkos kirim.
3. Grab Shopping Agent
Fitur ini sudah tersedia di Indonesia dan merupakan turunan dari AI Assistant yang fokus ke belanja. Pengguna bisa mengirim daftar, foto, atau voice note, lalu sistem akan langsung menyusun keranjang belanja dari berbagai merchant, termasuk alternatif produk jika diperlukan.
4. Personalised Travel Experience
Fitur ini baru akan diluncurkan di Indonesia pada kuartal III 2026. Fitur ini bisa membantu pengguna, dengan memberikan informasi dan pengingat yang dibutuhkan saat berada di suatu tempat, mulai dari pengingat paspor, informasi konter check in hingga pembaruan gate keberangkatan penerbangan.
5. Discover by Grab
Fitur ini baru akan dihadirkan di Indonesia pada akhir tahun. Fitur ini bisa memberikan panduan saat berada di kota baru atau menjelajahi lingkungan sekitar untuk mengetahui makanan autentik dan mempelajari preferensi penggunanya dengan memberikan rekomendasi terbaik.
6. Cloud Printer
Fitur ini baru akan ada di Indonesia pada April . Fitur ini bisa memudahkan merchant karena pesanan tercetak otomatis saat masuk dan staf dapur cukup memindai kode QR pada tiket yang tercetak untuk memunculkan notifikasi pengambilan setelah makanan siap.
7. Tap to pay
Fitur ini baru akan tersedia di Indonesia pada akhir 2026. Dengan adanya fitur ini maka akan membuat ponsel Grab Merchant menjadi terminal pembayaran contactless tanpa perangkat khusus, pengaturan yang rumit, dan pendaftaran yang panjang.
8. Driver AI Assistant
Fitur ini sudah ada di Indonesia dan bisa menjadi pendamping pintar bagi pengemudi untuk memandu agar berkendara lebih efisien dan berpenghasilan lebih banyak.
9. Grab Maps for Consumer
Fitur yang sudah ada di Indonesia ini bisa membantu penggunanya untuk menentukan kapan waktu untuk berangkat dan bisa menghitung estimasi waktu dan harga Grab. Bahkan bisa menghitung biaya tol dan waktu tempuh jika berkendara sendiri.
Semua fitur tersebut diluncurkan di GrabX untuk panduan yang bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari, perjalanan tanpa hambatan, dan pemberdayaan bisnis.
Untuk konsumen, fitur Group Ride memudahkan hingga empat orang berbagi kendaraan dengan mengoordinasikan penjemputan dan pembagian biaya.
Sementara GrabMaps memungkinkan pengguna menemukan fasilitas terdekat seperti pengisian daya untuk kendaraan listrik dan tempat parkir, bahkan menyediakan peta dalam ruangan untuk navigasi di mal dan gedung.
Bagi para turis, fitur seperti Pengalaman Perjalanan yang Dipersonalisasi dan Discover bisa membantu mengurangi kerepotan saat bepergian. Ini mulai dari memudahkan proses di bandara dengan pengingat pembaruan penerbangan atau persyaratan kartu kedatangan, hingga menampilkan ulasan dan rekomendasi kuliner lokal.
Untuk mitra merchant dan pengemudi, tersedia fitur baru untuk pemberdayaan bisnis. Mitra merchant dapat menggunakan alat seperti Virtual Store Manager dan Cloud Printer yang memanfaatkan perangkat keras untuk mengotomatiskan alur kerja toko dengan menggunakan visi komputer berbasis AI untuk memantau kebersihan dan lalu lintas pengunjung, serta secara otomatis menyinkronkan pesanan makanan antara bagian depan dan dapur.
Sementara itu, mitra pengemudi dapat menggunakan chatbot Driver AI Assistant sebagai pendamping pintar untuk mendapatkan saran secara real-time yang membantu mereka berkendara lebih efisien dan meningkatkan pendapatan harian.
Semua fitur ini didukung oleh Grab Intelligence Layer yang merupakan infrastruktur AI perusahaan yang dibangun dari wawasan atas 20 miliar perjalanan dan pesanan. “Teknologi ini mengubah sinyal dunia nyata seperti dampak hujan terhadap lalu lintas atau aktivitas real-time di toko merchant menjadi fitur yang mempermudah pengambilan keputusan dan mengotomatiskan tugas manual,” kata Kandal.