
Ifonti.com , JAKARTA — Entitas Grup Astra PT United Tractors Tbk.(UNTR) membagikan dividen final sebesar Rp1.096 per saham kepada pemegang sahamnya dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) hari ini, Kamis (16/4/2026). UNTR juga mengangkat Presiden Direktur baru pada RUPS hari ini.
Dengan dividen final ini, maka total dividen yang dibagikan UNTR untuk tahun buku 2025 adalah sebesar Rp1.663 per saham, termasuk dividen interim sebesar Rp567 per saham yang telah dibagikan sebelumnya. Total dividen UNTR ini adalah sebanyak-banyaknya Rp5,92 triliun.
“Dividen ini akan dibayarkan pada pemegang saham pada 18 Mei 2026,” kata manajemen UNTR, Kamis (16/4/2026).
: Bersiap Guyuran Dividen dari Emiten Batu Bara UNTR, ITMG, ADRO Cs
Sebagai informasi, sepanjang 2025 UNTR mengantongi pendapatan bersih sebesar Rp131,3 triliun atau turun sebesar 2,32% dari Rp134,4 triliun pada 2024.
Pendapatan bersih tersebut terutama berasal dari segmen kontraktor penambangan Rp54,1 triliun, segmen mesin konstruksi Rp36,6 triliun, segmen pertambangan batu bara Rp24,2 triliun, serta segmen pertambangan emas dan mineral lainnya Rp14 triliun.
Manajemen UNTR menjabarkan laba bersih perseroan turun 24,17% YoY dari Rp19,53 triliun pada 2024 menjadi Rp14,81 triliun pada 2025.
“Penurunan itu disebabkan oleh penurunan kontribusi dari segmen kontraktor penambangan yang terkendala curah hujan tinggi dan segmen pertambangan batu bara termal dan metalurgi akibat harga jual batu bara yang lebih rendah yang sebagian dapat diimbangi oleh penguatan harga emas,” papar manajemen UNTR dalam keterangan resmi.
Adapun selain membagikan membagikan dividen, UNTR juga melakukan pergantian pengurus. UNTR mengangkat Presiden Direktur baru, yaitu Iwan Hadiantoro menggantikan Frans Kesuma yang diangkat sebagai Presiden Komisaris.
Berikut adalah susunan komisaris dan direksi terbaru UNTR.
Komisaris
Presiden Komisaris: Frans Kesuma
Komisaris: Rudy
Komisaris: Djoko Pranoto Santoso
Komisaris: Lincoln Lin Feng Pan
Komisaris: Gita Tiffani Boer
Komisaris Independen: Paulus Bambang Widjanarko
Komisaris Independen: Bruce Malcolm Cox
Komisaris Independen: Ignasius Jonan
Direksi
Presiden Direktur: Iwan Hadiantoro
Direktur: Idot Supriadi
Direktur: Widjaja Kartika
Direktur: Wilihati Surya
Direktur: Ari Sutrisno
Direktur: Hendra Hutahean
Direktur: Andreas
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.