
Ifonti.com Jakarta. Harga saham blue chip sektor telekomunikasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah bangkit belakangan ini. Bersamaan itu, manajemen perusahaan juga akan membagikan dividen lumayan besar mencapai Rp 11.100 per lot.
Saham blue chip adalah saham lapis satu yang memiliki likuiditas tingi dan kapitalisasi pasar besar mencapai puluhan hingga ratusa triliun rupiah. Di BEI, saham blue chip biasanya menjadi anggota indeks mayor seperti LQ45.
Saham LQ45 yang baru saja mengumumkan rencana pembayaran dividen adalah PT Indosat Tbk (ISAT) atau Indosat Ooredoo Hutchison (IOH). Sesuai hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Selasa, 5 Mei 2026, emiten telekomunikasi ini akan membagian dividen Rp 111 per saham.
“Sebagai cerminan kinerja yang solid, RUPST menyetujui pembagian dividen total sebesar Rp 3,57 triliun atau setara Rp 111 per saham,” ujar Presiden Direktur & CEO Indosat, Vikram Sinha, dalam keterangan resmi, Selasa (5/5/2026).
Yield 6,76% Jangan Terlewatkan, Saham AMAG Cum Dividen Date Hari Ini (6/5)
Dengan jumlah itu, investor akan mendapatkan dividen Rp 11.100 per lot saham. Jumlah dividen ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 2,7 triliun atau Rp 83,8 per saham. Dividen akan dibagikan maksimal 30 hari setelah pengumuman resmi risalah rapat.
Pada perdagangan Selasa 5 Mei 2026, harga saham ISAT di level 2.110 naik 30 poin atau 1,44% dibandingkan sehari sebelumnya. Harga saham ISAT tren naik selama sebulan terakhir dengan kenaikan 3,94%, setelah melemah sejak awal tahun.
Secara year to date (ytd), harga saham ISAT masih melemah 250 poin atau 10,59%
Tonton: Cum Date Hari Ini! Kesempatan Raih Dividen Besar dari Blue Chip
Perubahan Direksi & Komisaris
Dalam hasil RUPST tersebut, Indosat menyetujui sejumlah perubahan penting pada jajaran Direksi dan Dewan Komisaris. Vikram mengungkapkan bahwa perusahaan mengangkat Reski Damayanti, Apoorva Mehrotra, dan Honesti Basyir sebagai anggota Direksi yang baru. Pengangkatan ini berlaku efektif sejak penutupan rapat.
Selain itu, RUPST juga menyetujui pengangkatan Seppalga Ahmad sebagai Komisaris. Sementara itu, Ahmad Zulfikar diberhentikan dengan hormat dari posisi Direktur dan Achmad Syah Reza dari posisi Komisaris.
Berikut susunan terbaru Dewan Komisaris dan Direksi Indosat:
Dewan Komisaris:
– Komisaris Utama: Nezar Patria
– Wakil Komisaris Utama: Fok Kin Ning (Canning)
– Wakil Komisaris Utama: Aziz Ahmad M Aluthman Fakhroo
– Komisaris: Cheung Kwan Hoi
– Komisaris: Woo Chiu Man (Cliff)
– Komisaris: Ahmad Abdulaziz A A Al-Neama
– Komisaris: Sugito Walujo (Patrick Walujo)
– Komisaris: Rene Heinz Werner
– Komisaris: Efthymios Tsokanis
– Komisaris: Seppalga Ahmad
– Komisaris Independen: Ajay Bahri
– Komisaris Independen: Wijayanto Samirin
– Komisaris Independen: Elisa Lumbantoruan
– Komisaris Independen: Rudiantara
– Komisaris Independen: Sidharta Prawira Oetama
Dewan Direksi:
– Direktur Utama: Vikram Sinha
– Direktur: Lee Chi Hung (Nicky Lee)
– Direktur: Muhammad Buldansyah
– Direktur: Irsyad Sahroni
– Direktur: Cheung Kwok Tung (Desmond Cheung)
– Direktur: Syed Bilal Kazmi
– Direktur: Reski Damayanti
– Direktur: Apoorva Mehrotra
– Direktur: Honesti Basyir
Keputusan RUPST ini mencerminkan strategi Indosat dalam memperkuat kepemimpinan serta menjaga kinerja bisnis yang berkelanjutan di tengah persaingan industri telekomunikasi.