RMK Energy (RMKE) putuskan bagi dividen tunai Rp 30 per saham

Ifonti.com JAKARTA. PT RMK Energy Tbk (RMKE), emiten penyedia jasa logistik batubara terintegrasi dan perdagangan batubara, menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang bertempat di Jakarta pada Kamis (21/5). 

Dalam RUPST ini, para pemegang saham menyetujui seluruh agenda rapat, termasuk pengesahan laporan tahunan RMKE untuk tahun buku 2025 serta penggunaan laba bersih perusahaan.

Salah satu agenda utama RUPST adalah persetujuan pembagian dividen tunai sebesar Rp 130,9 miliar, atau setara 54,1% dari laba bersih tahun buku 2025 kepada para pemegang saham. Dengan demikian, pemegang saham akan menerima dividen tunai sebesar Rp 30 per saham.

Charoen Pokphand (CPIN) Bagi Dividen Rp 2,95 Triliun, Segini Potensi Yieldnya

Direktur Utama RMK Energy Vincent Saputra menyampaikan, kebijakan dividen ini mencerminkan komitmen RMKE untuk terus memberikan nilai tambah kepada pemegang saham sekaligus menjaga keseimbangan struktur permodalan guna mendukung ekspansi bisnis pada masa depan.

Menurutnya, RMKE terus menjaga fundamental bisnis yang sehat di tengah dinamika industri batubara dan kondisi ekonomi global. “Pembagian dividen ini mencerminkan apresiasi Perseroan kepada pemegang saham sekaligus komitmen menjaga pertumbuhan jangka panjang,” kata Vincent.

Selain menyetujui pembagian dividen, pemegang saham juga menyetujui pengangkatan kembali jajaran Direksi dan Dewan Komisaris RMKE untuk masa jabatan berikutnya.

Terkait prospek bisnis, Vincent optimistis RMKE dapat membukukan kinerja yang baik pada masa depan dengan dua mesin pendapatan jasa, baik di area hulu dan hilir, melalui penambahan tambang-tambang baru yang akan terhubung secara langsung dengan fasilitas hauling road.

“Ke depannya, perusahaan akan fokus menambah volume jasa seiring dengan penambahan klien baru serta meningkatkan penjualan batubara dengan opsi pembelian batubara dari tambang yang telah terhubung dengan hauling road,” tandas dia.

Rupiah Sempat Menguat, Berbalik Melemah ke Rp 17.670 per Dolar AS Kamis (21/5) Siang