
Apa penyebab harga sawit turun hari ini? Dinas Perkebunan Sumatra Selatan menilai penurunan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit saat ini lebih banyak dipengaruhi melemahnya harga crude palm oil (CPO) dunia, serta lemahnya permintaan ekspor dan dolar Amerika Serikat semakin menguat.
Berdasarkan penetapan terbaru, harga TBS sawit di Sumsel pada periode II Mei 2026 mengalami penurunan dibandingkan periode I Mei 2026. Untuk usia tanaman produktif 10–20 tahun, harga TBS turun dari Rp3.898 per kilogram menjadi Rp3.864 per kilogram. Apabila dibandingkan periode II April 2026 yang sempat mencapai Rp4.022 per kilogram, harga saat ini berada jauh di bawah level tertinggi sebelumnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan Sumsel, M Ichwansyah, menyampaikan bahwa harga acuan crude palm oil (CPO) di pasar global seperti Bursa Malaysia dan Rotterdam sedang mengalami koreksi, sehingga turut memberikan dampak langsung terhadap harga tandan buah segar (TBS) di tingkat petani.
Ia menjelaskan, “Secara sederhana memang dolar mempengaruhi harga TBS, tapi itu bukan penentu satu-satunya. Harga acuan CPO di pasar global saat ini, seperti Bursa Malaysia dan Rotterdam sedang turun,” katanya, dikutip Kamis (21/5/2026).
Baca juga:
- Alasan Presiden Prabowo Wajibkan Ekspor Sawit dan Batubara Lewat BUMN
- Petani Sebut Harga Tandan Sawit Turun Setelah Pengumuman Badan Ekspor
- Skema DMO Sawit Berubah, akan Dijalankan Danantara Sumberdaya Indonesia
Penyebab Harga Sawit Turun Hari ini Penyebab Harga Sawit Turun Hari ini (Magnific)
Menguatnya dolar memang berpengaruh, tetapi bukan menjadi faktor utama penentu harga sawit. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan Sumsel, M Ichwansyah menambahkan, tekanan terhadap harga sawit juga dipicu berkurangnya permintaan dari sejumlah negara tujuan ekspor seperti Tiongkok dan kawasan Eropa. Selain itu, beberapa negara mulai beralih menggunakan minyak nabati lain yang lebih murah, termasuk minyak kedelai.
Dalam jangka pendek, pergerakan harga sawit turut dipengaruhi faktor logistik dan tingginya stok domestik. Penumpukan stok di tangki timbun pelabuhan ekspor menjadi salah satu penyebab harga sulit mengalami kenaikan.
Meski demikian, kondisi petani sawit di Sumsel dinilai masih cukup terjaga. Hal tersebut terlihat dari kenaikan indeks K menjadi 93 persen dari sebelumnya 92 persen, yang menunjukkan porsi harga yang diterima petani mengalami peningkatan meskipun harga TBS sedikit melemah. Artinya, meskipun harga TBS sedikit turun tetapi bagian harga yang diterima petani cenderung meningkat.
Manfaat Kelapa Sawit
Kelapa sawit pada umumnya diolah menjadi minyak goreng yang digunakan untuk memasak. Karena harganya yang relatif murah, minyak kelapa sawit menjadi salah satu pilihan utama masyarakat Indonesia. Berikut manfaat kelapa sawit:
1. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Selain melindungi dari radikal bebas, vitamin E dalam kelapa sawit juga berperan dalam memperkuat sistem imun. Dengan imunitas yang baik, tubuh akan lebih tahan terhadap serangan penyakit yang disebabkan oleh kuman maupun virus.
2. Menjaga Kesehatan Otak
Penelitian menunjukkan bahwa kelapa sawit mengandung tocotrienol, salah satu bentuk vitamin E yang penting untuk kesehatan otak. Zat ini tidak hanya membantu menurunkan risiko demensia dan stroke, tetapi juga melindungi otak dari kerusakan.
3. Menangkal Efek Radikal Bebas
Kandungan antioksidan yang tinggi pada kelapa sawit membuatnya bermanfaat untuk melawan dampak radikal bebas berlebih yang dapat merusak sel tubuh, serta memicu berbagai penyakit seperti kanker dan gangguan jantung. Selain itu, paparan radikal bebas juga dapat mempercepat proses penuaan dini.
4. Mencegah Kekurangan Vitamin A
Beberapa studi menyebutkan bahwa penambahan minyak kelapa sawit dalam pola makan anak-anak dan ibu hamil dapat membantu mengurangi risiko defisiensi vitamin A. Bahkan, red palm oil (RPO) disebut memiliki efek yang sebanding dengan suplemen vitamin A dalam pencegahan maupun penanganan kekurangan vitamin tersebut.
5. Mendukung Kesehatan Jantung
Apabila dikonsumsi secara tepat dan tidak berlebihan, minyak kelapa sawit dapat memberikan manfaat bagi kesehatan jantung. Kandungan antioksidan seperti oil palm phenolics (OPP) diketahui mampu membantu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
Penyebab harga sawit turun hari ini di Sumsel dipengaruhi melemahnya harga crude palm oil (CPO) di pasar global, berkurangnya permintaan ekspor dari sejumlah negara, hingga tingginya stok domestik yang menahan kenaikan harga. Selain itu, peralihan sebagian negara ke minyak nabati alternatif yang lebih murah juga turut memberikan tekanan terhadap harga sawit.