IHSG berpeluang tertekan ke 8.050 Kamis (29/1/2026) dan potensi outflow Rp 40 triliun

Ifonti.com – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam 7,35% ke level 8.320,56 pada perdagangan Rabu (28/1/2026), setelah sempat mengalami trading halt seiring tekanan jual besar-besaran di pasar. Pelemahan ini dipicu sentimen negatif dari kebijakan MSCI yang membekukan sementara proses rebalancing indeks saham Indonesia. Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menilai koreksi dalam ini dipicu…

BEI: Pelemahan IHSG tidak menjadi isu bagi investor ritel

Ifonti.com JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) melihat bahwa pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pasca pengumuman MSCI tak menjadi isu bagi investor ritel. Hari ini, Rabu (28/1/2026), IHSG ditutup turun 7,35% ke level 8.320,556. Bahkan, pada pukul 13.42 WIB, IHSG sempat terkena penghentian perdagangan sementara alias trading halt lantaran turun hingga 8% usai pengumuman MSCI yang memutuskan untuk menerapkan perlakuan sementara…

RMK Energy (RMKE) bersiap terbitkan obligasi senilai Rp 600 miliar

Ifonti.com JAKARTA. PT RMK Energy Tbk (RMKE) berencana menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I RMK Energy Tahap II Tahun 2026 dengan total nilai pokok sebesar Rp 600 miliar. Obligasi ini terdiri dari dua seri, yakni Seri A senilai Rp 450 miliar dengan tingkat bunga tetap 7,75% per tahun dan jangka waktu 5 tahun sejak tanggal emisi serta Seri B senilai Rp 150 miliar dengan tingkat bunga tetap 8,25% per tahun dan jangka waktu 7 tahun sejak…

IHSG ditutup anjlok 7,35% ke 8.320 pada Rabu (28/1), DSSA, EXCL, EMTK top losers LQ45

Ifonti.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 659,67 poin atau 7,35% ke 8.320,55 pada akhir perdagangan Rabu (28/1/2026). IHSG Hari ini sempat terkena penghentian perdagangan saham sementara alis trading halt lantaran penurunan IHSG sempat mencapai 8%. Sebanyak 37 saham naik, 753 saham turun dan 16 saham stagnan. Seluruh indeks sektoralmelemah, mengikuti pelemahan IHSG. Indeks sektoral dengan pelemahan terdalam adalah…

Efek ketegangan dagang, rupiah menguat ke Rp 16.722 per dolar AS pada Rabu (28/1)

Ifonti.com – JAKARTA. Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Rabu (28/1/2026). Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot menguat 0,27% secara harian ke Rp 16.722 per dolar AS. Sedangkan berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah juga menguat 0,46% secara harian ke Rp 16.723 per dolar AS. Pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pergerakan rupiah dipengaruhi ketegangan perdagangan dengan agenda tarif…

Rupiah ditutup menguat ke Rp 16.722 per dolar AS hari ini (28/1), Asia melesat

Ifonti.com JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot berhasil mempertahankan penguatan hingga akhir perdagangan hari ini. Rabu (28/1/2026), ditutup di level Rp 16.722 per dolar Amerika Serikat (AS). Ini membuat rupiah menguat 0,27% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp 16.768 per dolar AS. Penguatan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia. Hingga pukul 15.00 WIB, ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan…

IHSG anjlok 8% usai pengumuman MSCI, BEI Kepri imbau investor tetap tenang

BEI bersama SRO dan OJK berkomitmen meningkatkan koordinasi dengan MSCI untuk memperkuat posisi pasar modal Indonesia di mata investor global.

Pefindo beri peringkat idA dengan prospek stabil Darma Henwa (DEWA)

Ifonti.com JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan peringkat idA dengan prospek stabil terhadap PT Darma Henwa Tbk (DEWA). Peringkat tersebut mencerminkan posisi strategis DEWA bagi pemegang saham serta visibilitas pendapatan yang kuat. Peringkat ini dibatasi struktur permodalan yang moderat seiring dengan fase ekspansi DEWA serta paparan terhadap fluktuasi harga komoditas dan tingkat persaingan yang ketat di industri….

BBCA hadapi 2026 dengan modal kinerja yang solid, begini rekomendasi analis

Ifonti.com JAKARTA. Berbekal kinerja yang tetap solid di 2025, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memasuki 2026 dengan prospek yang relatif lebih terjaga. Strategi penyaluran kredit yang konservatif membuat BBCA dinilai lebih defensif di tengah tantangan sektor perbankan. Berdasarkan laporan keuangan per Desember 2025, BBCA mencatatkan laba bersih tahun berjalan yang diatribusikan untuk pemilik sebesar Rp 57,5 triliun. Ini tumbuh 4,9% secara…