Emiten mulai tarik fasilitas kredit dari bank, sinyal positif bagi investor?

Ifonti.com JAKARTA. Sejumlah emiten lintas sektor tercatat memperoleh fasilitas kredit dari perbankan sepanjang periode Mei 2026. Emiten tersebut antara lain PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL), PT Ifishdeco Tbk (IFSH), PT Newport Marine Services Tbk (BOAT), PT DCI Indonesia Tbk (DCII), PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS), serta PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE). Secara rinci, ERAL memperoleh menyalurkan kredit lokal dari bank BCA…

YOII nilai kenaikan BI rate dapat memberikan dampak terhadap kinerja investasi

Ifonti.com JAKARTA. Suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI Rate meningkat sebesar 50 basis poin menjadi 5,25%. PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII) menilai kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia menjadi 5,25% berpotensi memberikan dampak terhadap tingkat imbal hasil investasi. “Khususnya, pada penempatan dana baru yang mengikuti perkembangan tingkat suku bunga pasar,” ucap Corporate Secretary PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII)…

Purbaya optimistis IHSG kembali ke 8.000: pekan depan sudah lari kencang

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis IHSG dapat kembali menguat hingga level 8.000 berkat membaiknya fundamental ekonomi dan kinerja perusahaan.

BI turunkan batas beli valas jadi US$25 ribu, tekan spekulasi pasar

Jakarta, IDN Times – Bank Indonesia (BI) akan kembali menurunkan batas pembelian valuta asing (valas) tanpa dokumen underlying dari 50 ribu dolar AS menjadi 25 ribu dolar AS per pelaku per bulan mulai Juni 2026. Kebijakan ini dilakukan untuk menekan transaksi spekulatif di pasar spot, bukan membatasi kebutuhan valas masyarakat maupun pelaku usaha. …

Chandra Asri (TPIA) klarifikasi kabar penjaminan saham oleh BRPT & Prajogo Pangestu

Chandra Asri (TPIA) menjelaskan penjaminan 3,675 miliar saham oleh BRPT dan Prajogo Pangestu kepada bank, tidak berdampak material pada struktur kepemilikan.

Airlangga Tegaskan Badan Ekspor Danantara Bukan Penyebab IHSG & Rupiah Melemah

Airlangga Hartarto menegaskan bahwa pelemahan rupiah dan IHSG bukan disebabkan oleh pembentukan badan ekspor atau defisit neraca perdagangan.

Palma Serasih (PSGO) putuskan bagi dividen Rp113,2 miliar

PT Palma Serasih Tbk. (PSGO) memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp113,1 miliar atau Rp6 per lembar saham dari laba bersih tahun 2025.