BNI (BBNI) akan buyback Rp 905 miliar, perkuat fundamental dan stabilkan harga saham

Ifonti.com JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mengumumkan rencananya untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham maksimal senilai Rp 905 miliar. Aksi korporasi ini dilakukan untuk memperkuat fundamental perusahaan dan menstabilkan harga pasar saham.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyebut aksi buyback saham menunjukkan sikap manajemen yang optimistis dengan kinerja jangka panjang perusahaan.

Buyback saham merupakan salah satu langkah korporasi yang dilakukan sebagai bagian dari pengelolaan struktur permodalan serta untuk menjaga stabilitas perdagangan saham,” kata Okki saat dihubungi, Jumat (16/3/2026).

Jelang Libur Lebaran Saham Big Banks Kompak Melemah, Hanya BBNI Ditutup Menguat

Adapun buyback saham ini dinilai akan berdampak baik untuk meredam tekanan jual di tengah tingginya volatilitas harga saham yang tengah terjadi sejak beberapa pekan lalu.

“Bagi investor, buyback dapat memberikan nilai tambah melalui penguatan kepercayaan pasar,” kata Okki.

Okki lalu memastikan buyback yang dilakukan tidak akan memberikan dampak material terhadap kondisi keuangan maupun kegiatan operasional BNI.

BNI Siapkan US$ 500 Juta Lunasi Obligasi Subordinasi Tier 2 Jatuh Tempo Maret 2026

Ia lalu menekankan saat ini BNI memiliki permodalan serta likuiditas yang memadai untuk mendukung pertumbuhan perusahaan ke depannya.

Adapun harga saham BNI (BBNI) menguat pada akhir perdagangan Jumat (16/3/2026). Saham BBNI ditutup pada level Rp 4.320 atau naik 1,89% dibandingkan penutupan pada akhir pekan lalu.