Cek rekomendasi saham pilihan untuk sektor telekomunikasi jelang Lebaran 2026

Ifonti.com – JAKARTA. Emiten sektor telekomunikasi diproyeksi mendapat berkah pada momen Ramadan dan Lebaran. Sebab, penggunaan data di momen tersebut diproyeksi meningkat. 

Sejumlah analis memberikan rekomendasi saham emiten telekomunikasi. Simak ulasan lengkap rekomendasi saham sektor telekomunikasi.  

1. PT Indosat Tbk (ISAT) 

Indosat membukukan pendapatan sebesar Rp 56,52 triliun pada 2025, tumbuh 1,1% secara year on year (YoY). Sedangkan laba bersih meningkat 12,2% yoy menjadi Rp 5,51 triliun. Sepanjang 2025, manajemen fokus menjaga profitabilitas sekaligus meningkatkan kualitas layanan melalui penguatan jaringan dan efisiensi operasional. 

Manajemen menargetkan pertumbuhan satu digit menengah hingga tinggi pada tahun 2026, tergantung pada daya beli. Ke depan salah satu strategi yang dilakukan ISAT adalah berekspansi ke FWA dengan Indosat HiFi untuk melawan persaingan. 

  • Rekomendasi: Buy 
  • Target harga: Rp 2.500 

Etta Rusdiana Putra, Maybank Sekuritas dalam risetnya pada 10 Februari 2026 

Indeks Saham Barang Material Berpotensi Melanjutkan Tren Penguatan

2. PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) 

EXCL membukukan pendapatan sebesar Rp 42,45 triliun pada tahun 2025 atau tumbuh 23,44% year on year (YoY). Namun EXCL masih mengalami peningkatan beban sehingga mencatat rugi bersih Rp 4,43 triliun.

SMARTFREN menyiapkan rangkaian promo dan program digital selama Ramadan dan Idulfitri. Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi layanan XLSMART yang berfokus pada pengalaman pelanggan. 

Selain promo layanan, SMARTFREN juga meluncurkan fitur baru berupa akumulasi kuota untuk sisa kuota yang tidak terpakai pada varian paket data tertentu. Melalui fitur ini, pelanggan dapat menikmati penggunaan internet yang lebih fleksibel karena sisa kuota tidak hangus dan dapat diakumulasikan. 

  • Rekomendasi: Buy 
  • Target harga: Rp 4.100 

Kafi Ananta, BRI Danareksa Sekuritas dalam risetnya pada 17 Desember 2025

  ISAT Chart by TradingView  

3. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) 

Telkom dilaporkan sedang menjajaki penjualan saham mayoritas pusat datanya, dengan target valuasi US$ 1,0 – US$ 1,5 miliar. Meskipun sebelumnya diisyaratkan sebagai bagian dari upaya perampingan yang lebih luas, penjualan fiber optik (valuasi US$ 4 miliar – US$ 7 miliar) tetap menjadi prioritas yang lebih tinggi. 

Pusat data hanya menyumbang sedikit lebih dari 1% dari pendapatan Telkom (US$ 110 juta) dan belum menjadi pendorong pendapatan yang signifikan. Manajemen sebelumnya telah mengindikasikan bahwa mereka memandang kemitraan dengan investor asing sebagai cara untuk mempercepat peningkatan skala, sejalan dengan strategi serupa di pasar ASEAN. 

  • Rekomendasi: Buy
  • Target harga: Rp 4.100

Elisabeth Angelina Inggriani, UBS Sekuritas Indonesia dalam risetnya pada 19 Februari 2026