
Ifonti.com , JAKARTA – Meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kinerja positif sepanjang periode perdagangan 24 hingga 28 November 2025, sentimen bullish ini tidak dirasakan oleh semua emiten. Terdapat 10 saham yang performanya merosot tajam, menempatkan mereka dalam daftar top losers mingguan.
Berdasarkan data yang dirilis Bursa, IHSG berhasil menutup perdagangan Jumat (28/11/2025) pada posisi 8.508,70. Level ini menunjukkan pertumbuhan indeks sebesar 1,12% dibandingkan penutupan pekan sebelumnya. Selama minggu ini, IHSG bahkan sempat mencapai titik tertinggi baru, ditutup menguat pada level 8.602,13 pada Rabu (26/11/2025).
Rata-rata nilai transaksi harian BEI juga meningkat 41,87% menjadi Rp30,31 triliun sepanjang pekan ini, dengan rata-rata volume transaksi harian tercatat sebanyak 50,50 miliar saham. Seiring dengan laju IHSG, rata-rata frekuensi transaksi harian naik 12,38% menjadi 2,61 juta kali transaksi.
: Cek 10 Saham Top Losers Sepekan, Ada AADI Milik Boy Thohir
Aksi investor asing terpantau menghasilkan net buy total senilai Rp992,41 miliar dalam sepekan terakhir. Kendati demikian, investor domestik di pasar saham Indonesia tetap dominan. Sementara itu, nilai kapitalisasi pasar Bursa turut menguat, bertambah 1,88% menjadi total Rp15.626 triliun selama kurun waktu yang sama.
Di tengah suasana pasar yang net buy secara mingguan, beberapa saham justru mengalami tekanan jual signifikan. Saham PT Guna Timur Raya Tbk. (TRUK) memimpin daftar saham yang harganya tergerus, mencatatkan pelemahan sebesar 27,22% dalam sepekan. Akibatnya, harga saham TRUK kini berada di level Rp484 per lembar.
: : Saham Top Losers Sepekan Dihuni SPMA, PGLI, TAPG hingga CBRE
Tepat di belakangnya, saham PT Suryamas Dutamakmur Tbk. (SMDM) mencatat penurunan harga sebesar 25,40%, berakhir pada harga Rp940 per lembar. Selain itu, PT Koka Indonesia Tbk. (KOKA) juga mengalami kemerosotan harga 25,00% dalam lima hari perdagangan, ditutup di Rp252 per lembar.
Saham lain yang mengalami koreksi tajam meliputi saham PT Puri Global Sukses Tbk. (PURI) yang turun 22,49% ke level Rp386, disusul PT Green Power Group Tbk. (LABA) yang melemah 18,98% ke Rp175, PT Leyand International Tbk. (LAPD) yang tertekan 18,75% hingga Rp208, dan saham PT Multi Garam Utama Tbk. (FOLK) yang turun 17,18% ke harga Rp270.
: : IHSG Sepekan Lesu, Saham BULL hingga TOBA Jadi Top Losers
Penurunan harga juga dialami oleh PT MNC Digital Entertainment Tbk. (MSIN) sebesar 16,47% ke level Rp416, PT Hotel Fitra International Tbk. (FITT) yang terkoreksi 16,23% menjadi Rp645, dan PT Krida Jaringan Nusantara Tbk. (KJEN) yang ditutup melemah 16,08% pada harga Rp240.
Berikut daftar 10 saham top losers pada perdagangan periode 24–28 November 2025:
Nama
Harga (Rp)
Penurunan
TRUK
484
-27.22%
SMDM
940
-25.40%
KOKA
252
-25.00%
PURI
386
-22.49%
LABA
175
-18.98%
LAPD
208
-18.75%
FOLK
270
-17.18%
MSIN
416
-16.47%
FITT
645
-16.23%
KJEN
240
-16.08%
_______
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.