Rupiah Menguat? Dolar AS Panik Shutdown Beri Angin Segar!

Ifonti.com Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pada perdagangan Rabu (1/10/2025), rupiah di pasar spot naik 0,18% ke posisi Rp 16.635 per dolar AS. Sementara itu, berdasarkan kurs Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah juga menguat 0,07% ke level Rp 16.680 per dolar AS. Presiden Komisioner HFX Internasional Berjangka, Sutopo Widodo, menyebut penguatan rupiah tak lepas dari pelemahan signifikan…

IHSG 8600: Strategi Investasi Cerdas di Tengah Pasar yang Rawan

Ifonti.com Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus menunjukkan tren menguat sepanjang 2025. Hingga 1 Oktober, IHSG sudah naik 12,29% year to date (YtD). Tren ini bahkan membuat sejumlah sekuritas merevisi target akhir tahun ke level 8.600. Ekonom Panin Sekuritas, Felix Darmawan, menilai IHSG memang sedang dalam tren bullish. Namun, ia mengingatkan reli kali ini masih rapuh. Pasalnya, investor asing justru melepas saham dalam jumlah besar….

Mid Caps Diburu! Strategi Window Dressing Analis, Siap Cuan Maksimal?

Ifonti.com Saham dengan kapitalisasi pasar menengah dan kecil (mid cap dan small cap) tengah mencatatkan kinerja cemerlang. Hal ini tercermin dari pergerakan indeks IDX SMC Composite yang menyalip laju IHSG. Per 1 Oktober 2025, IDX SMC Composite sudah melonjak 25,57% year to date. Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) baru menguat 13,61%. Indeks lain yang mengukur saham-saham kapitalisasi menengah dan kecil, yaitu IDX SMC Liquid,…

Wall Street Berdarah! Data Penggajian Jeblok, Shutdown AS Menekan Pasar

Ifonti.com NEW YORK. Indeks utama Wall Street dibuka melemah pada perdagangan Rabu (1/10/2025) setelah data penggajian sektor swasta lebih lemah dari perkiraan. Sementara penutupan (shutdown) pemerintah Federal meningkatkan ketidakpastian seputar visibilitas bank sentral terhadap perekonomian. Mengutip Reuters, pada bel pembukaan perdagangan, indeks Dow Jones Industrial Average turun 31,1 poin, atau 0,07% ke level 46.366,78. S&P 500 turun…

Portofolio Investasi September 2025 Untung: Jual Sekarang atau Tahan?

Ifonti.com JAKARTA. Kinerja portofolio investasi sepanjang tahun berjalan cenderung positif hingga September 2025. Sepanjang tahun berjalan, per September 2025, emas Antam dan emas spot jadi primadona dengan return masing-masing sebesar 37,9% dan 36,62% year-to-date (YtD). Kinerja ini disusul aset kripto Ethereum dengan return 20,97% YtD, pairing mata uang CHF/IDR dengan return 16,95% YtD, serta EUR/IDR dengan imbal hasil sebesar 15,6% YtD….

GDYR Sewa Mesin ke Afiliasi: Strategi Bisnis Goodyear Indonesia?

Ifonti.com JAKARTA. PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) mengumumkan transaksi afiliasi berupa penyewaan mesin pada 1 Oktober 2025. Mengacu keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), GDYR melakukan transaksi penyewaan mold atau pencetakan ban dengan Goodyear South Asia Tyres Private Limited. “Nilai transaksi ini sebesar US$ 3.735 atau Rp 61.229.508,” tulis Sekretaris Perusahaan Goodyear Indonesia Helda Sihombing dalam keterbukaan…

BUAH Stock Split Disetujui! Harga Saham Makin Terjangkau?

Ifonti.com JAKARTA. PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH) resmi mengantongi restu dari pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (1/10/2025) untuk melakukan pemecahan saham alias stock split. Direktur Utama Segar Kumala Indonesia Renny Lauren menjelaskan, pemegang saham telah menyetujui langkah strategis BUAH untuk melakukan stock split saham dengan rasio 1:2. Dengan rasio stock split 1:2, jumlah saham BUAH…

Suspensi Dicabut! Saham KJEN, VKTR, PICO, ASLI Terbang atau Terjun?

Ifonti.com JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka suspensi saham beberapa emiten yang sempat dihentikan sementara pada beberapa hari sebelumnya.​ Emiten tersebut di antaranya PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN), PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO), dan PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI). Dengan demikian, saham keempatnya dapat kembali diperdagangkan mulai hari ini (1/10/2025). Kepala Divisi…

Pengendali RMK Energy (RMKE) Jual 875 Juta Saham, Ini Tujuannya

Ifonti.com JAKARTA. PT RMK Investama selaku pengendali dari PT RMK Energy Tbk (RMKE) menjual 875 juta saham di perusahaan. Melansir keterbukaan informasi Rabu (1/10/2025), PT RMK Investama awalnya menjual 459.375.000 saham di harga transaksi Rp 890 per saham pada 29 September 2025. Satu hari setelahnya, pengendali menjual lagi 415.625.000 saham dengan harga transaksi 890 per saham. Dengan begitu, pengendali meraup cuan hingga Rp 778,75…