Freeport sepakat beri tambahan 12% saham untuk RI gratis

Ifonti.com , JAKARTA – Freeport-McMoRan Inc (FCX) resmi menandatangani kesepakatan terkait divestasi tambahan 12% saham PT Freeport Indonesia (PTFI) dengan pemerintah Indonesia.

Kesepakatan tersebut tertuang dalam nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) terkait perpanjangan hak operasi PTFI yang ditandatangani dalam rangkaian agenda Indonesia–US Business Summit di U.S. Chamber of Commerce, Washington, D.C., Rabu (18/2) waktu setempat. Penandatanganan turut disaksikan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Dalam MoU ditegaskan bahwa FCX akan mengalihkan 12% kepemilikan sahamnya di PTFI kepada pemerintah Indonesia tanpa biaya.

: Freeport-RI Sepakati Perpanjangan Izin Tambang Usai 2041, Kontrak Seumur Cadangan

Namun, pihak yang menerima saham tersebut wajib mengganti kepada FCX biaya proporsional yang telah dikeluarkan berdasarkan nilai buku, untuk investasi yang manfaatnya masih berlanjut setelah tahun 2041.

Adapun, proses pengalihan saham baru dilakukan pada 2041. Oleh karena itu, FCX masih akan mempertahankan kepemilikan saat ini di PTFI sebesar 48,76% hingga 2041. Nantinya, kepemilikan FCX pada saham PTFI selepas 2041 menjadi sekitar 37%.

: : Daftar Pengusaha yang Ikut Prabowo ke AS: Bos Pertamina hingga Presdir Freeport

“Struktur tata kelola dan operasional yang berlaku saat ini, serta ketentuan dalam perjanjian pemegang saham, IUPK [izin usaha pertambangan khusus], dan perjanjian lain yang masih berlaku, akan tetap berjalan selama umur cadangan,” tulis manajemen FCX melalui keterangan resmi, dikutip Kamis (19/2/2026).

Sebagai bagian dari kesepakatan, PTFI akan diberikan perpanjangan hak operasi selama umur cadangan di kawasan mineral Grasberg selepas 2041.

: : Freeport Estimasi Tambang Kucing Liar Masih Simpan Cadangan Emas Lebih Besar

Dengan penandatanganan MoU ini, PTFI segera menyelesaikan proses pengajuan perpanjangan IUPK sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati.