
Ifonti.com JAKARTA. Grab Holdings menambah porsi kepemilikannya di PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA). Dalam dua hari, 24–25 Februari 2026, Grab memborong total 253,91 juta saham dengan nilai mencapai Rp 285,5 miliar.
Berdasarkan keterbukaan informasi, pembelian saham dilakukan melalui A5-DB Holdings Pte. Ltd. Pada 24 Februari 2026, Grab mengakumulasi 130 juta saham SUPA dengan harga Rp 1.100 per saham atau senilai Rp 143 miliar.
Sehari kemudian, Grab kembali membeli 123,91 juta saham pada harga Rp 1.150 per saham dengan nilai transaksi Rp 142,5 miliar. Seluruh transaksi tersebut dilakukan untuk tujuan investasi.
Grab Beli Saham Super Bank (SUPA) Lagi, Kepemilikan Jadi 13,23%
Aksi korporasi ini meningkatkan kepemilikan Grab dari sebelumnya 4,84 miliar saham atau setara 14,29% hak suara menjadi 5,1 miliar saham dengan porsi 15,04% hak suara.
Dengan tambahan ini, posisi Grab di bank digital tersebut semakin menguat dan strategis.
Respons pasar terhadap aksi ini terbilang positif. Pada perdagangan Rabu (25/2), saham SUPA dibuka di level Rp 1.050 dan ditutup di Rp 1.060, naik 3,92% secara harian.
Dalam sepekan terakhir, saham SUPA menguat 4,43% dan telah melonjak 13,37% sejak awal tahun.
Simpanan Nasabah Super Kaya Tumbuh Positif, BCA Pastikan Beban Dana Terkendali
Dari sisi kinerja, hingga November 2025 SUPA mencatatkan laba sebesar Rp 122,4 miliar, berbalik arah dari kerugian Rp 388 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Perbaikan kinerja ini menjadi tambahan sentimen positif di tengah masuknya dana segar dari pemegang saham strategis.