
Ifonti.com JAKARTA. Harga perak melonjak lebih dari 4% menjadi lebih dari US$ 83 per ons pada hari Senin (12/1). Harga perak mencapai rekor tertinggi baru karena spekulasi tentang penurunan suku bunga AS dan ketegangan geopolitik meningkatkan permintaan logam mulia sebagai aset aman.
Investor memantau dengan cermat protes nasional di Iran, yang kini memasuki minggu ketiga dan dilaporkan mengakibatkan ratusan kematian.
Presiden AS Donald Trump telah memperingatkan kepemimpinan Iran agar tidak menggunakan kekerasan terhadap demonstran dan telah memberi sinyal bahwa Washington dapat mengambil tindakan jika Teheran menekan protes secara kekerasan. Sementara pejabat Iran menanggapi dengan memperingatkan terhadap intervensi AS atau Israel.
Seperti dikutip Tradingeconomis, Senin (12/1), pasar juga mempertimbangkan prospek penurunan suku bunga tambahan dari Federal Reserve AS setelah laporan pekerjaan bulanan pada hari Jumat menunjukkan pertumbuhan pekerjaan di bawah perkiraan bulan lalu.
Para pedagang terus bertaruh pada dua penurunan suku bunga Fed tahun ini, meskipun bank sentral secara luas diperkirakan akan mempertahankan kebijakan tetap stabil akhir bulan ini.