
Ifonti.com JAKARTA. Harga platinum berjangka diperdagangkan di atas US$ 2.300 per ons troi pada Kamis (26/2), menyentuh level tertinggi dalam empat minggu.
Kenaikan platinum terdorong ketegangan perdagangan dan geopolitik yang berkelanjutan mendukung permintaan logam safe-haven.
Seperti dikutip Trading economics, Kamis (26/2), peningkatan jumlah pasukan AS di Timur Tengah membuat pasar tetap waspada, sementara Washington memberikan sanksi kepada lebih dari 30 entitas yang terkait dengan perdagangan minyak dan senjata Iran menjelang pembicaraan nuklir yang diperbarui di Jenewa.
Pada saat yang sama, pemerintahan Donald Trump memajukan agenda tarifnya, dengan Perwakilan Perdagangan AS Jamieson Greer mengindikasikan bahwa arahan untuk menaikkan tarif global menjadi 15% dapat diterapkan jika sesuai.
Platinum juga terus mendapat dukungan dari defisit pasokan yang terus-menerus, karena produksi tambang, yang sebagian besar terkonsentrasi di Afrika Selatan, telah tertinggal dari permintaan selama beberapa tahun, sehingga memperketat persediaan.
Permintaan otomotif yang lebih kuat, substitusi paladium ke platinum yang berkelanjutan dalam sektor otomotif, dan minat investasi yang menanjak, khususnya dari Asia, telah menambah momentum lebih lanjut bagi komoditas ini.