IDX sector healthcare melonjak 43,78% sepanjang 2025, begini prospeknya tahun ini

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kinerja saham sektor kesehatan di pasar modal Indonesia mencatatkan penguatan signifikan sepanjang 2025. IDX Sector Healthcare melonjak 43,78% hingga ditutup di level 2.064,27, menjadikannya salah satu sektor dengan performa terbaik tahun lalu.

Investment Analyst Edvisor Profina Visindo, Indy Naila, menilai penguatan sektor kesehatan didorong oleh kombinasi faktor struktural dari sisi permintaan dan fundamental bisnis emiten.

Peningkatan kesadaran masyarakat terhadap layanan kesehatan pascapandemi, stabilnya pertumbuhan kelas menengah, serta keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menjadi penopang utama permintaan layanan kesehatan.

Simak Rekomendasi Saham United Tractors (UNTR) Saat Diterpa Turunnya Harga Komoditas

Selain itu, perbaikan tarif layanan kesehatan serta ekspansi bisnis di segmen alat kesehatan turut memberikan kontribusi positif terhadap kinerja emiten sektor ini. “Dari sisi investor, saham-saham healthcare juga dipandang relatif defensif, terutama untuk menghadapi 2026 yang diperkirakan bergerak pada level pertumbuhan yang lebih moderat,” ujar Indy kepada Kontan.

Memasuki 2026, Indy menilai prospek sektor kesehatan masih tetap menarik, meski laju pertumbuhan tidak seagresif periode pascapandemi. Keberlanjutan belanja kesehatan nasional, ekspansi kapasitas layanan, serta efisiensi operasional emiten menjadi faktor kunci yang akan menentukan kinerja sektor ini ke depan.

Namun demikian, investor tetap perlu mencermati sejumlah risiko, seperti potensi tekanan biaya operasional, perubahan regulasi kesehatan, hingga dinamika tarif layanan. Selektivitas menjadi penting dalam memilih saham sektor healthcare.

Untuk rekomendasi saham, Indy menilai PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) masih menarik untuk dikoleksi. Saham MIKA didukung fundamental yang solid dan posisi keuangan yang relatif kuat, dengan target harga di level Rp 2.770.