IHSG berpeluang menguat terbatas pada Selasa (24/2), simak rekomendasi sahamnya

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,50% ke level 8.396,08 pada perdagangan Senin (23/2/2026). Penguatan indeks terjadi di tengah respons positif investor terhadap sentimen global dan domestik, meski ketidakpastian kebijakan tarif Amerika Serikat masih membayangi pergerakan pasar.

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambolang menilai penguatan IHSG didorong optimisme pasar setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan penerapan tarif resiprokal secara luas. Namun pelaku pasar tetap mencermati rencana tarif global baru sebesar 10% hingga 15% yang disampaikan Presiden AS Donald Trump.

Histogram MACD masih bergerak di area positif dan didukung peningkatan volume beli, sehingga IHSG berpeluang melanjutkan penguatan,” ujar Alrich kepada Kontan, Senin (23/2/2026).

Laba Astra Agro (AALI) Naik 28% di 2025, Begini Rekomendasi Sahamnya

Meski demikian, ia mengingatkan indikator Stochastic RSI mulai melambat dan berada di area overbought sehingga kenaikan indeks berpotensi terbatas dalam jangka pendek. Selama mampu bertahan di atas level 8.400, IHSG dinilai masih memiliki peluang menguji resistance berikutnya.

Untuk perdagangan Selasa (24/2/2026), Alrich memperkirakan IHSG bergerak dengan area support di 8.300 dan resistance pada kisaran 8.450 hingga 8.500.

Sementara itu, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan penguatan IHSG turut ditopang sentimen regional serta stabilitas kebijakan moneter domestik.

“Bursa Asia didominasi penguatan seiring harapan tarif global baru yang diperkenalkan Presiden Trump tidak seagresif kebijakan sebelumnya. Dari domestik, keputusan Bank Indonesia mempertahankan suku bunga juga menjaga optimisme pasar,” jelasnya.

Ia menambahkan, penguatan rupiah ke level Rp16.802 per dolar AS serta pertumbuhan jumlah uang beredar (M2) yang meningkat menjadi katalis tambahan bagi pergerakan indeks.

“Secara teknikal IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan dengan rentang pergerakan di kisaran 8.350 sampai 8.480, namun penguatannya cenderung terbatas,” tambah Nico.

Untuk perdagangan jangka pendek, Alrich merekomendasikan sejumlah saham pilihan yakni BBRI, BRPT, UNVR, ESSA, dan TINS sebagai top picks.