
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,43% ke level 8.274,08 pada perdagangan Kamis (19/2/2026).
Koreksi indeks tersebut dinilai masih tergolong wajar di tengah aksi ambil untung investor serta penantian pelaku pasar terhadap sejumlah sentimen domestik dan global.
Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas Indonesia Nafan Aji Gusta menilai secara teknikal tren rebound IHSG masih terlihat meski indeks sempat mengalami tekanan pada perdagangan terbaru.
IHSG Berpotensi Rebound, Berikut Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Rabu (18/2)
“Secara teknikal IHSG masih terlihat rebound-nya, walaupun pada perdagangan tadi mengalami koreksi wajar karena aksi profit taking menjelang RDG BI,” ujarnya kepada Kontan, Kamis (19/2/2026).
Menurutnya, pasar dalam jangka pendek akan mencermati potensi surplus transaksi berjalan Indonesia yang berpeluang menjadi katalis positif bagi pergerakan indeks.
“Kita menantikan potensi surplus transaksi berjalan karena itu bisa menjadi katalis positif bagi IHSG,” jelasnya.
IHSG Melemah pada Perdagangan Jumat (12/2) Pagi, AMMN, SMGR, NCKL Top Losers LQ45
Selain faktor domestik, investor juga memantau perkembangan sentimen global, termasuk dinamika negosiasi geopolitik yang masih berlangsung dan berpotensi memengaruhi arah pasar keuangan.
Untuk perdagangan Jumat (20/2/2026), Nafan memproyeksikan IHSG bergerak dengan area support di 8.210 dan 8.171, serta resistance pada level 8.376 hingga 8.408.