
Ifonti.com Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pesan dari Presiden Prabowo Subianto kepada para investor di pasar saham. Hal itu ia sampaikan pasca Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat anjlok dalam beberapa hari terkahir.
“Pesan Bapak Presiden untuk pasar modal, pesan beliau saya kutip: Kepada para investor domestik, mitra internasional, dan seluruh rakyat Indonesia, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dan tangguh. Pemerintah berdiri teguh di belakang pasar keuangan kita dan kami berkomitmen pada iklim investasi yang transparan, adil, dan berkelas dunia,” kata Airlangga di Wisma Danantara, Sabtu (31/1)
Menurut Airlangga, Presiden memerintahkan percepatan reformasi untuk memperkuat transparansi dan integritas pasar.
“Bapak Presiden memerintahkan percepatan reformasi integritas pasar antara lain dengan reform pasar modal secara struktural melalui demutualisasi bursa dan peningkatan likuiditas melalui kenaikan minimum free float menjadi 15 persen sesuai dengan standar global. Hal ini berarti semakin banyak saham yang akan dilepaskan ke publik sehingga bursa menjadi transparan, likuid, dan berintegritas,” terangnya.
Ia menambahkan penguatan juga dilakukan lewat aturan kepemilikan. Itu agar terciptanya iklim investasi yang transparan.
Breaking News! Bos OJK Mahendra Siregar hingga Pengawas Pasar Modal Kompak Mundur Usai IHSG Trading Halt 2 Hari
“Kemudian peningkatan transparansi juga pengetatan aturan beneficial ownership atau pemilik akhir yang secara transparan dan kejelasan terkait dengan afiliasi pemegang saham. Evolusi struktural tersebut termasuk percepatan demutualisasi agar sejajar dengan bursa modern internasional,” jelasnya.
Di samping itu, lanjut dia, Pemerintah tidak akan memberi ruang pada praktik manipulatif di pasar, seperti saham gorengan yang merusak integritas pasar modal.
“Sekali lagi pemerintah tidak mentolerir praktik manipulatif share pricing atau saham gorengan manipulatif yang merugikan investor dan merusak kredibilitas dan integritas pasar modal di Indonesia” ungkapnya.
Dari sisi penegakan hukum, koordinasi dengan otoritas terkait juga diperkuat. Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama aparat penegak hukum akan melakukan tindakan tegas terhadap siapapun pihak yang bertentangan dengan peraturan bursa, POJK, serta undang-undang jasa keuangan yang berlaku.
Breaking News! Imbas Trading Halt Dua Hari karena Kebijakan MSCI, Iman Rachman Mundur dari Kursi Dirut BEI
Airlangga juga memastikan stabilitas operasional pasar tetap dijaga selama masa transisi kepemimpinan.
“Pejabat pelaksana tugas atau PJS akan memastikan seluruh fungsi regulasi, aktivitas perdagangan, dan tugas pengawasan berjalan tanpa gangguan. Institusi kita kuat karena sistem dikelola sesuai dengan standar good governance dan best practices,” pungkasnya.