ISAT dan EXCL catat lonjakan trafik selama Nataru, intip rekomendasi analis

Ifonti.com JAKARTA. PT Indosat Tbk (ISAT) dan PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) mencatatkan kenaikan trafik selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 alias Nataru dibanding rata-rata harian. 

Rata-rata trafik EXCL naik 12% dibandingkan hari normal selama periode 24 Desember 2025–4 Januari 2026. Sementara, trafik layanan XLSATU juga meningkat sekitar 13% dibandingkan hari normal. 

Direktur & Chief Technology Officer XLSmart Shurish Subbramaniam mengatakan, performa jaringan tetap terjaga dan tidak mengalami gangguan yang berarti, tidak terlepas dari langkah-langkah antisipatif yang telah dilakukan.  

Intip Rekomendasi Saham Indosat (ISAT), Kinerja Turun di Semester I-2025

Di antaranya, lanjut Shurish, peningkatan kapasitas jaringan hingga dua kali lipat, pengerahan mobile BTS (MBTS) di titik-titik strategis, penyiapan genset beserta cadangan energi serta kesiapan rekayasa pengalihan jaringan. 

“Trafik data di area permukiman, termasuk Jabodetabek dan kota-kota besar lainnya, tetap meningkat sekitar 51% dibandingkan hari normal,” jelasnya dalam keterangan resmi yang diterima Kontan, Kamis (8/1/2026). 

Secara nasional, kata Shurish, kenaikan trafik tertinggi tercatat di sejumlah kabupaten dan kota tujuan wisata dan mobilitas tinggi, dengan peningkatan trafik mencapai lebih dari 12% dibandingkan hari biasa. 

  ISAT Chart by TradingView  

Sementara itu, ISAT mencatatkan selama periode Nataru pada 21 Desember 2025–1 Januari 2026, trafik data nasional meningkat sekitar 15% dibandingkan hari biasa dan lebih dari 20% dibanding periode tahun sebelumnya.

Intip Rekomendasi Saham Sektor Telekomunikasi di Tengah Persaingan yang Ketat

Desmond Cheung, Director & Chief Technology Officer Indosat menjelaskan bahwa kenaikan tersebut didukung lebih dari 208.000 BTS 4G dan BTS 5G, yang mencapai 1.404 titik yang tersebar di seluruh Indonesia. 

Dia bilang optimalisasi jaringan melalui pemanfaatan Digital Intelligence Operations Center (DIOC), pusat operasi berbasis kecerdasan artifisial (AI) yang memungkinkan pemantauan performa jaringan secara aktual.

“Lonjakan penggunaan data kini tidak hanya terjadi di kota-kota besar, tetapi juga di area wisata, pusat ekonomi baru hingga daerah yang sebelumnya memiliki aktivitas digital terbatas,” kata Desmond. 

Equity Research Analyst BRI Danareksa Sekuritas Kafi Ananta & Erindra Krisnawan memberikan peringkat overweight terhadap operator jaringan seluler karena momentum yang berkelanjutan. 

IHSG Berpotensi Lanjut Menguat di Akhir September 2025, Cek Rekomendasi Analis

“Karena momentum yang berkelanjutan di segmen mobile pada fase perbaikan harga pasca konsolidasi terus menopang kinerja laba inti,” tulisnya dalam riset yang dirilis pada Selasa (6/1). 

  EXCL Chart by TradingView  

Lebih lanjut, BRI Danareksa Sekuritas menyematkan rekomendasi beli ISAT dengan target harga di Rp 3.000. Kafi dan Erindra juga rekomendasikan beli TLKM dan EXCL dengan masing-masing target harga di Rp 4.00 dan Rp 4.100.