
Ifonti.com JAKARTA. Emiten teknologi, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) akan merilis kinerja keuangan tahun buku 2025 pada Rabu (11/3). Ini menjadi salah satu momentum yang ditunggu oleh investor.
Beberapa analis menilai dengan tren pertumbuhan pendapatan dan efisiensi yang terus berlanjut pada kuartal terakhir 2025, kinerja bottom-line GOTO diperkirakan semakin solid.
Per September 2025, GOTO membukukan EBITDA Grup yang disesuaikan sebesar Rp1,33 triliun. Ini mendekati target tahunan GOTO yang berada pada kisaran Rp 1,8 triliun–Rp 1,9 triliun.
Pemerintah Dukung GoTo Lindungi Mitra dengan BPJS TK dan BPJS Kesehatan
Equity Research Analyst OCBC Sekuritas Gani mengatakan capaian tersebut didukung oleh eksekusi strategi GOTO yang semakin disiplin dalam mengelola operasional serta fokus pada peningkatan monetisasi layanan.
Menurutnya, inovasi produk dan penguatan ekosistem di segmen On-Demand Services (ODS) maupun teknologi finansial turut menjadi faktor penting yang mendorong peningkatan kinerja perusahaan sepanjang tahun lalu.
GOTO Chart by TradingView
Gani bilang strategi monetisasi yang lebih disiplin serta inovasi layanan di segmen ODS dan fintech memberikan dampak positif terhadap profitabilitas.
“Kami melihat langkah-langkah tersebut menjadi kunci bagi GoTo dalam mencapai target adjusted EBITDA Grup tahun buku 2025,” kata Gani dalam paparannya, Selasa (10/3/2026).
Dia juga menyoroti satu perkembangan penting lainnya, yakni keberhasilan GOTO mencatatkan arus kas bebas alias free cash flow yang disesuaikan positif pada kuartal III–2025.
Patrick Walujo Cabut dari GoTo Gojek Tokopedia (GOTO), Hans Patuwo Naik Jadi Dirut
“Ini menjadi capaian yang signifikan karena tidak hanya mencerminkan efisiensi belanja modal, tetapi juga menunjukkan GOTO mulai mampu menghasilkan arus kas secara mandiri dari aktivitas operasionalnya,” ucap Gani.
Menjelang rilis laporan keuangan tahunan, sejumlah rumah riset juga memberikan pandangan positif terhadap prospek saham GOTO. Pada penghujung Februari, Macquarie memberikan rekomendasi buy GOTO dengan target harga Rp 90 per saham.
Sementara, Mandiri Sekuritas juga mempertahankan rekomendasi buy terhadap GOTO dengan target harga Rp 100 per saham. Pada Selasa (10/3), GOTO parkir di level Rp 55 per saham.