
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Emiten di sektor unggas, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) mampu membukukan kinerja positif di tahun 2025.
Melansir laporan keuangannya, JPFA mampu meraih laba bersih senilai Rp 4 triliun di tahun 2025, melonjak 32,63% dari tahun sebelumnya yang tercatat Rp 3 triliun.
Sejalan dengan itu, penjualan perusahaan pada tahun 2025 juga meningkat 8,8% menjadi Rp 60,71 triliun dari tahun sebelumnya sebesar Rp 55,8 triliun.
Seiring kenaikan penjualan, beban pokok penjualan meningkat menjadi Rp 47,52 triliun dari Rp 44,58 triliun pada tahun sebelumnya. Namun, pertumbuhan penjualan yang lebih tinggi membuat laba bruto naik signifikan menjadi Rp 13,19 triliun, dari Rp 11,22 triliun pada 2024.
Efek Eskalasi di Timur Tengah, Begini Proyeksi Rupiah Besok (3/3)
Dari sisi operasional, beban penjualan dan pemasaran tercatat Rp 2,7 triliun, sementara beban umum dan administrasi sebesar Rp 4,34 triliun. Meski beban usaha meningkat, JPFA tetap mencatatkan laba usaha sebesar Rp 6,18 triliun, tumbuh dibandingkan Rp 5,06 triliun pada 2024.
Secara rinci, total penjualan JPFA ditopang oleh segmen peternakan komersial sebesar Rp 24,51 triliun, pakan ternak Rp 15,78 triliun, pengolahan hasil peternakan dan produk konsumen Rp 10,64 triliun, budidaya perairan Rp 5,13 triliun, pembibitan unggas Rp 3,54 triliun dan perdagangan lain-lain Rp 2,3 triliun.
Dari sisi neraca, perusahaan melaporkan total aset senilai Rp 40,06 triliun di tahun 2025, meningkat dari sebelumnya Rp 34,66 triliun.
Total liabilitas perusahaan juga naik menjadi Rp 20,04 triliun dari sebelumnya Rp 18,09 triliun. Lalu, total ekuitas JPFA tercatat Rp 20,01 triliun naik dari Rp 16,57 triliun.
JPFA juga melaporkan saldo kas dan setara kas akhir tahun sebesar Rp 3,55 triliun di tahun 2025, meningkat dari tahun sebelumnya Rp 1,35 triliun.