Lippo Cikarang (LPCK) mencetak laba Rp 215,76 miliar di 2025

Ifonti.com JAKARTA. PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) berhasil memulihkan kinerja di sepanjang tahun 2025.

Pendapatan neto emiten properti Grup Lippo ini tercatat Rp 4,41 triliun sepanjang 2025, melesat 132,48% year on year (YoY) dari Rp 1,89 triliun di 2024.

Segmen penjualan rumah hunian dan apartemen menyumbang mayoritas, yaitu Rp 2,99 triliun. Lalu, segmen penjualan lahan komersial dan rumah toko Rp 552,81 miliar, pendapatan pengelolaan kota Rp 474,48 miliar, penjualan tanah industri Rp 349,69 miliar, serta pendapatan sewa dan lainnya Rp 151,58 miliar.

Beban pokok pendapatan juga naik ke Rp 3,73 triliun sepanjang tahun lalu, dari Rp 1,32 triliun di 2024.

Harga Emas Terbang Tinggi Sipicu Sentimen Geopolitik, Simak Strategi Investasinya

Laba bruto tercatat Rp 682,90 miliar di akhir Desember 2025, naik 28,2% dari Rp 532,65 miliar di akhir 2024.

LPCK juga bisa mengurangi beban lainnya menjadi Rp 28,99 miliar di 2025, dari sebelumnya Rp 1,78 triliun.

Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih menjadi Rp 215,76 miliar di 2025. Ini berbanding terbalik dari rugi Rp 1,61 triliun sepanjang 2024.

Alhasil, laba per saham dasar pun menjadi Rp 48 per 31 Desember 2025, berbalik dari rugi per saham dasar Rp 602 pada periode sama tahun sebelumnya.

Indonesian Paradise (INPP) Beri Jaminan Utang Anak Usaha Rp 237,3 M ke Bank Woori

Per 31 Desember 2025, LPCK punya jumlah aset Rp 11,17 triliun. Ini turun dari Rp 13,60 triliun per 31 Desember 2024.

Jumlah liabilitas perseroan sebesar Rp 4,50 triliun di akhir Desember 2025, turun dari Rp 7,63 triliun di akhir Desember 2024. Sementara, jumlah ekuitas tercatat Rp 6,66 triliun per akhir 2025, naik dari Rp 5,97 triliun di akhir tahun 2024.

LPCK memiliki kas dan setara kas akhir tahun sebesar Rp 247,48 miliar di akhir Desember 2025, turun dari Rp 675 miliar di periode sama tahun lalu.