Penjualan Mobil Astra International (ASII) Turun 24,59% Hingga Oktober 2025

Ifonti.com JAKARTA. Penjualan mobil PT Astra International Tbk (ASII) kembali meningkat pada Oktober 2025 setelah sempat melambat di bulan sebelumnya. Namun, secara kumulatif, penjualan sepanjang tahun ini masih mencatatkan penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil nasional secara wholesales pada Oktober 2025 tercatat 74.020 unit, naik 19%…

BREN Agresif! Tambah Kapasitas Pembangkit EBT, Energi Terbarukan Masa Depan

Ifonti.com JAKARTA. Emiten pengembang energi terbarukan, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) percaya diri dapat melanjutkan tren positif kinerjanya pada masa mendatang. Perusahaan yang terafiliasi dengan konglomerat Prajogo Pangestu ini fokus pada peningkatan kapasitas pembangkit panas bumi dan angin. Seperti yang diketahui, BREN mencatatkan pertumbuhan pendapatan 3,6% year on year (yoy) menjadi US$ 457 juta per kuartal III-2025. Pada…

SCMA Bagi Dividen Interim Jumbo Rp 571 Miliar: Investor Sumringah!

Ifonti.com JAKARTA. PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) akan membagikan dividen interim dari laba bersih yang berakhir per 30 September 2025 sebanyak Rp 571,20 miliar kepada pemegang saham. Sekretaris Perusahaan Surya Citra Media Gilang Iskandar menjelaskan pembagian dividen ini sesuai dengan keputusan direksi yang telah disetujui dewan komisaris pada 7 November 2025. “Total nilai dividen yang akan dibagikan sebesar Rp 571,20 miliar atau setara…

Primaya Hospital Agresif Ekspansi: Serap 60% Capex Rp900 Miliar

Ifonti.com JAKARTA. PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY), pengelola jaringan Primaya Hospital Group, mencatat kinerja solid pada semester I-2025 dengan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih yang signifikan. CEO Primaya Hospital Group Leona A. Karnali menyebut peningkatan ini terutama ditopang oleh kenaikan volume pasien rawat jalan dan kontribusi segmen korporasi. “Kinerja semester I terutama didukung oleh pertumbuhan volume pasien di sisi…

PKPU Kembali Hantui WIKA: Anak Usaha Terlilit Masalah?

Ifonti.com JAKARTA. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) melaporkan permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) terhadap anak usahanya. Dalam keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), WIKA melaporkan bahwa anak usahanya yang mendapat permohonan PKPU tersebut adalah PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKON). Corporate Secretary WIKA, Ngatemin alias Emin mengatakan, WIKON menerima permohonan PKPU pada tanggal 10 November…

Itama Ranoraya (IRRA) Catat Kinerja Solid, Simak Rekomendasinya

Ifonti.com JAKARTA. PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) menunjukkan kinerja keuangan yang solid pada kuartal III-2025 dengan pertumbuhan signifikan di tengah persaingan ketat industri alat kesehatan. Emiten distribusi alat kesehatan ini mencatat pendapatan sekitar Rp1,01 triliun, melonjak 73,5% secara tahunan (YoY), dan laba bersih sebesar Rp44,6 miliar atau naik 122% YoY. Investment Analyst Infovesta Utama, Ekky Topan, menilai capaian IRRA…

Update Harga Emas Antam,Selasa 11 November 2025: Buyback Naik Rp 27 Ribu per Gram

Ringkasan Berita: Satu gram emas Antam hari ini dijual dari di harga Rp 2.360.000. Emas batangan Antam ukuran 0,5 gram yang termurah, hari ini dijual di harga Rp 1.230.000. Harga jual kembali (buyback) emas Antam hari ini di angka Rp 2.225.000 per gram. Ifonti.com Berikut rincian harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Persero) atau Antam hari ini, Selasa (11/11/2025). Harga emas dan buyback emas Antam ini berdasarkan informasi…

Pasokan Emas Jadi Sentimen Penurunan Laba ANTM Kuartal III, Cek Rekomendasi Sahamnya

Ifonti.com JAKARTA. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 1,3 triliun pada kuartal III-2025. Nilai ini dicatat menurun 50% secara kuartalan (QoQ) tetapi dicatat naik 96% secara tahunan (YoY). Sementara itu, secara konsolidasi total laba bersih sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025 ini dibukukan ANTM sebesar Rp 5,9 triliun. Naik 171,41% YoY bila dibandingkan dengan periode…

Sido Muncul (SIDO) Serap Capex 24%, Sisanya Mengalir ke Dividen

Sido Muncul (SIDO) serap 24% capex 2025, sisanya untuk dividen. Tanpa pabrik baru, capex Rp37 miliar untuk modernisasi. Dividen interim Rp660 miliar dibagikan.