
Ifonti.com JAKARTA. Emiten aktivitas perusahaan holding, PT Leyand International Tbk (LAPD), resmi memulai babak baru transformasi bisnisnya.
Langkah strategis ini ditandai dengan perubahan identitas visual perusahaan (logo) serta persiapan pelaksanaan Penawaran Tender Wajib atau Mandatory Tender Offer (MTO) menyusul adanya perubahan pemegang saham pengendali.
Direktur Utama Leyand International, Jamal Abdul Nasir Bamadhaj dalam keterbukaan informasi di BEI pada Rabu (11/2/2026) mengatakan fokus masa depan LAPD akan diarahkan pada ekspansi ke sektor-sektor krusial, yaitu sektor energi dan pertambangan.
Resmi Jadi Perusahaan Holding, Leyand International (LAPD) Ubah Logo
Sejalan dengan restrukturisasi kepemilikan saham, LAPD juga mengonfirmasi rencana aksi korporasi dalam waktu dekat. Saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi intensif dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait rencana Mandatory Tender Offer (MTO).
Langkah ini merupakan kewajiban yang harus ditempuh sebagai konsekuensi logis dari masuknya pengendali baru, guna memberikan perlindungan dan hak yang sama kepada pemegang saham publik.
Meski demikian, pemegang saham utama perusahaan saat ini menyatakan belum memiliki rencana tambahan terkait perubahan kepemilikan di luar rencana aksi korporasi yang sedang berjalan tersebut.
Manajemen LAPD juga memberikan klarifikasi atas fluktuasi harga saham yang terjadi pada periode 27 Januari hingga 4 Februari 2026. Dalam kurun waktu tersebut, harga saham LAPD mengalami penurunan kumulatif sebesar 28,86%, dari Rp 149 menjadi Rp 106 per lembar saham.
Menanggapi permintaan penjelasan dari Bursa, manajemen menegaskan bahwa tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang belum diungkapkan yang dapat mempengaruhi nilai efek secara mendadak.
“Perusahaan telah mengungkapkan seluruh fakta material yang relevan sesuai dengan peraturan keterbukaan informasi yang berlaku. Tidak ditemukan adanya aktivitas mencurigakan dari pemegang saham tertentu yang melanggar ketentuan pelaporan kepemilikan saham,” ujar Jamal.
MSCI Rebalancing Emiten Indonesia Periode Maret 2026, Ini Penjelasan BEI
Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 5 Februari 2026, Manajemen LAPD mengumumkan perubahan logo resmi perusahaan yang mulai berlaku efektif pada tanggal tersebut. Perubahan ini bukan sekadar penyegaran visual, melainkan simbol dari transformasi strategis yang tengah dijalani.