Rahayu Saraswati, putri Hashim resmi genggam 5% saham perintis Triniti (TRIN)

Ifonti.com , JAKARTA- Rahayu Saraswati D. Djojohadikusumo resmi memiliki 5% saham PT Perintis Triniti Properti Tbk. (TRIN). Kepemilikan saham TRIN putri Hashim Djojohadikusumo itu melalui PT Raksaka Satya Devya dan PT Rada Saraswati Surya.

Perinciannya, Raksaka Satya Devya memiliki sebanyak 182.058.294 lembar saham atau setara 4%, sementara Rada Saraswati Surya mewakili 45.514.573 lembar saham atau setara dengan 1% dari total saham TRIN.

“Rata-rata harga pembelian pada Rp200 per saham,” ujar Ishak Chandra, Direktur Utama TRIN lewat keterbukaan informasi, Selasa (13/1/2026).

: Manuver Gesit Perintis Triniti (TRIN), dari Keluarga Hashim hingga Transformasi Bisnis Menuju 2026

Dari lantai bursa, saham TRIN berada pada Rp1.525 per lembar pada perdagangan Selaa (13/1/2025).

Sebelumnya, TRIN dan Rahayu Saraswati telah menandatangani perjanjian kerja sama pada 2 Desember 2025 lalu. Kedua pihak melakukan pengalihan saham dengan 5% pada tahap awal dan opsi selanjutnya sampai 20% dengan nilai per saham akan ditentukan saat transaksi.

: : Kemenakan Presiden Saras Diangkat jadi Komisaris Utama, Triniti (TRIN) Jelaskan Fokus Bisnis

Setelah kerja sama itu, nama Rahayu Saraswati kemudian muncul sebagai komisaris utama TRIN sesuai dengan hasil RUPSLB pada 2 Desember 2025.

Masuknya Rahayu Saraswati juga mendorong TRIN untuk memperluas portofolio perseroan. Lewat keterangan resmi akhir 2025 lalu, TRIN menyebutkan akan masuk ke sektor strategis seperti logistic park, data center, dan ultra luxury hospitality.

: : Ini Profil Rahayu Saraswati Djojohadikusumo yang Diangkat jadi Komut Triniti Properti (TRIN)

Ketiga sektor ini dipilih berdasarkan potensi pertumbuhan jangka panjang, tingkat permintaan yang terus meningkat, serta karakteristik yang dinilai sejalan dengan visi Perseroan. Pengembangan fasilitas data center dan ultra luxury hospitality akan difokuskan di kawasan-kawasan yang berada di pusat aktivitas bisnis.

Co-Founder & Group CEO Trinland, Ishak Chandra mengatakan perseroan melihat peluang besar dari perubahan kebutuhan pasar, baik di sektor logistik, digital infrastructure maupun luxury hospitality.

“Dengan pengalaman Trinland dalam mengembangkan proyek properti yang terintegrasi dan berkualitas tinggi, kami optimistis langkah diversifikasi ini akan

menjadi motor pertumbuhan baru yang berkelanjutan bagi Perseroan. Strategi ini dirancang secara terukur dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, tata kelola perusahaan yang baik, serta keselarasan dengan kekuatan inti perseroan di sektor properti,” jelasnya.

Senada, Komisaris Utama TRIN, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menjelaskan pelebaran sayap bisnis ini merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk terus beradaptasi terhadap perubahan lanskap ekonomi dan industri.

“Diversifikasi ini mencerminkan komitmen Trinland untuk terus bertumbuh secara relevan dan berkelanjutan. Dengan memperluas portofolio ke sektor-sektor masa depan, perseroan berupaya menciptakan nilai tambah atau impact jangka panjang bagi pemegang saham dan seluruh stakeholder, termasuk customer,” imbuhnya.

—————— 

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.