
Ifonti.com – JAKARTA. Harga emas Antam diperkirakan akan mengalami kenaikan pada momen Ramadan dan Idulfitri, seiring meningkatnya permintaan serta sentimen geopolitik global.
Pengamat komoditas, Ibrahim Assuaibi, menyebut bahwa harga emas dunia sempat mengalami penurunan, namun berpotensi kembali naik dalam waktu dekat. Hal ini dipicu oleh meningkatnya potensi eskalasi antara Amerika Serikat (AS) – Israel dengan Iran.
“Ini berpotensi mendongkrak harga emas dan membuat masyarakat membeli logam emas,” ujar Ibrahim kepada Kontan, Rabu (18/2/2026).
Ibrahim memperkirakan, permintaan emas akan meningkat menjelang Ramadan dan Idulfitri. Ia mencontohkan ramainya antrean pembelian emas di Jakarta Convention Center (JCC) beberapa hari lalu.
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 40.000 Jadi Rp 2.878.000 Per Gram, Rabu (18/2)
Menurutnya, strategi akumulasi saat harga emas terkoreksi bisa menjadi langkah tepat bagi investor maupun masyarakat umum.
Selain itu, Ibrahim menekankan bahwa emas tetap menjadi instrumen lindung nilai yang ideal untuk penyimpanan jangka panjang. Hal ini menjadi alasan sebagian masyarakat memindahkan asetnya dari kendaraan atau barang konsumtif ke logam mulia.
“Harga emas Antam di bulan puasa dan lebaran berpotensi kuat bisa menembus Rp 3 juta per gram, bahkan bisa di Rp 3,2 juta atau Rp 3,3 juta,” kata Ibrahim.
Mengutip situs Logam Mulia, harga emas Antam Rabu (18/2/2026) naik sebesar Rp 34.000 menjadi Rp 2.912.000 per gram, setelah sebelumnya sempat terkoreksi ke Rp 2.878.000 per gram.
Kenaikan ini menunjukkan potensi tren positif menjelang periode Ramadan dan Idulfitri, di mana permintaan emas biasanya meningkat signifikan.