
Ifonti.com – JAKARTA. Pergerakan saham emiten perbankan besar atau big banks cenderung melemah pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis (22/1/2026) hingga pukul 16.00 WIB. Saham BBCA, BMRI, dan BBRI tercatat berada di zona merah, sementara saham BBNI stagnan.
Dari keempat saham bank besar tersebut, penurunan harga terdalam dialami oleh saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA). Sementara itu, koreksi paling terbatas terjadi pada saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI).
Berdasarkan data perdagangan selama sekitar tujuh jam sejak pembukaan bursa, saham BBCA ditutup di level Rp 7.650 per saham pada pukul 16.00 WIB. Posisi tersebut menunjukkan penurunan 0,65% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
IHSG Melemah 0,20% ke 8.992 pada Kamis (22/1/2026), BUMI, BRPT, SCMA Top Losers LQ45
Sepanjang hari, saham BBCA sempat bergerak naik dan menyentuh harga tertinggi di Rp 7.775, sebelum akhirnya kembali melemah hingga penutupan.
Sementara itu, saham BMRI ditutup di harga Rp 4.980 per saham, turun 0,20% dibandingkan penutupan Rabu (21/1). Saham bank pelat merah ini sempat mencatatkan harga tertinggi di level Rp 5.025, namun tidak mampu bertahan hingga akhir sesi perdagangan.
Tekanan jual juga terlihat pada saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI). Saham BBRI berakhir di level Rp 3.810 per saham, melemah 0,26% dibandingkan penutupan sehari sebelumnya.
Berbeda dengan tiga saham bank besar lainnya, saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) bergerak stagnan. Pada penutupan perdagangan Kamis, saham BBNI berada di level Rp 4.590 per saham, atau tidak berubah 0,00% dibandingkan penutupan Rabu (21/1).