Saham Melonjak 8%, Bumi Resources (BUM) Rilis Obligasi Kupon 7,25%

Ifonti.com  JAKARTA. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) tengah menawarkan obligasi berkelanjutan I tahap IV tahun 2026 senilai Rp 612,75 miliar. Penerbitan obligasi berkelanjutan I yang telah mendapat izin efektif sejak 26 Juni 2025 ini menargetkan Rp 5 triliun. 

Pada penawaran tahap IV, BUMI akan memberi bunga tetap 7,25% per tahun dengan tenor tiga tahun sejak tanggal emisi. 

Dalam prospektus ringkas BUMI memaparkan, masa penawaran umum dilakukan 12-13 Februari 2026. Pejatahan 18 Februari, pengembalian uang pemesanan dan distribusi elektronik pada 20 Februari 2026. Sementara pencatatan pada BEI di 23 Februari 2026. 

Menanggung Rugi Usai Merger, Begini Rekomendasi Saham XLSMART (EXCL)

Dana hasil penerbitan obligasi BUMI akan digunakan untuk pembayaran dipercepat atas seluruh pokok pinjaman yang diperoleh dari lembaga pembiayaan nonbank senilai Rp 347,34 miliar. Percepatan pembayaran ini sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Facility Agreement tanggal 25 April 2025 dengan nilai fasilitas pinjaman sebesar US$ 25 juta dan tingkat suku bunga sebesar 13% per tahun. 

Sisanya akan digunakan untuk modal kerja seperti kegiatan operasional sehari-hari terdiri dari biaya gaji dan tunjangan karyawan, biaya jasa profesional. 

Dalam penawaran obligasi ini, BUMI dibantu enam penjamin pelaksana emisi obligasi. Mereka diantaranya adalah Mandiri Sekuritas, Trimegah Sekuritas Indonesia, BCA Sekuritas, Indo Premier Sekuritas, Sucor Sekuritas dan Korea Investment and Sekuritas Indonesia. 

Obligasi dengan rating idA+ ini secara total telah dirilis sebesar  Rp 2,46 triliun. Sehingga hingga tahun depan, BUMI masih memiliki opsi penerbitan obligasi sebesar Rp 2,54 triliun. 

Jumat (13/2/2026), harga saham BUMI naik 8,15% di level Rp 292 per saham. Sementara dalam lima hari harga saham BUMI naik 23,73%.