
Ifonti.com , JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada sesi I perdagangan hari ini ditutup melemah. Bersamaan dengan lesunya IHSG, sejumlah saham terafiliasi konglomerat Tanah Air tampak loyo.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG menutup tiga jam pertama perdagangan dengan terkoreksi 0,10 poin atau 0,001% ke level 8.884,62. Selama sesi I perdagangan, IHSG diperdagangkan di level 8.956,73–8.867,08.
Dari jajaran konglomerat Tanah Air, saham Prajogo Pangestu menjadi yang kompak lesu pada perdagangan hari ini. Saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) misalnya, melemah 2,22%, saham PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) melemah 4,17%, atau saham PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) melemah 0,98%.
: Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 13 Januari 2026
Kinerja saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) juga melemah 2,35%, saham PT Petrosea Tbk. (PTRO) melemah 1,55%, dan saham PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) melemah 1,15%.
Selain saham-saham milik Prajogo Pangestu, sejumlah saham dari Grup MNC milik konglomerat Hary Tanoe juga loyo, dengan PT MNC Tourism Indonesia Tbk. (KPIG) terkoreksi 7,14%, PT MNC Digital Entertainment Tbk. (MSIN) melemah 1,73%, atau PT Media Nusantara Citra Tbk. (MNCN) melemah 0,68%.
: : Arah IHSG Usai Tergelincir Imbas Jebloknya Saham Konglomerat BREN, BUMI, hingga PANI
Pelemahan juga dialami oleh PT Bank MNC Internasional Tbk. (BABP) yang terkoreksi 1,49% dan PT MNC Kapital Indonesia Tbk. (BCAP) yang terkoreksi 4,41%.
Dari Grup Bakrie, saham-saham ternama seperti PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) terkoreksi 3,57%, saham PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) terkoreksi 7,59%, dan saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) terkoreksi 5,05%.
: : IHSG Dibuka Menguat ke 8.942, Saham PANI, TLKM, hingga AMMN Melaju
Pelemahan juga dialami oleh saham-saham Happy Hapsoro, seperti PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA) yang terkoreksi 4,75%, PT Sanurhasta Mitra Tbk. (MINA) terkoreksi 5,6%, saham PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA) melemah 7,69%, dan saham PT Raharja Energi Cepu Tbk. (RATU) melemah 4,99%.
Sebaliknya, saham-saham milik konglomerat Anthoni Salim justru mekar hari ini. Saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) menguat 0,95%, saham PT Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS) naik 1,29%, atau saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) naik 1,14%.
Dua saham perkebunan milik Salim juga menguat, seperti PT PP London Sumatra Indonesia Tbk. (LSIP) dan PT Salim Ivomas Pratama Tbk. (SIMP) yang menguat masing–masing 0,84% dan 0,85%.
Sejumlah saham milik Boy Thohir juga menguat, dengan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) naik 3,85%, saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) naik 5,15%, saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) naik 7,44%, atau PT ESSA Industries Indonesia Tbk. (ESSA) naik 4,8%.
Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya, memprediksi bahwa IHSG berpotensi melemah pada sesi II perdagangan hari ini. Secara teknikal, pembentukan histogram positif pada MACD terus mengecil dan stochastic RSI membentuk death cross di overbought area.
“Sehingga kami memperkirakan IHSG berpotensi melemah menuju level 8.875–8.850 pada perdagangan sesi II hari ini,” katanya dalam riset hariannya, Selasa (13/1/2026).
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.