Saham komoditas AADI & LSIP jadi pilihan analis saat IHSG diramal tertekan
Analis merekomendasikan saham AADI dan LSIP sebagai pilihan defensif di tengah kondisi pasar yang tidak menentu.
Analis merekomendasikan saham AADI dan LSIP sebagai pilihan defensif di tengah kondisi pasar yang tidak menentu.
IHSG dibuka naik 0,97% ke 7.023,96, didorong saham TPIA, BREN, dan AMMN. Sebanyak 360 saham menguat, kapitalisasi pasar Rp12.561,88 triliun.
IHSG diprediksi melemah pekan ini, saham nikel dan CPO jadi andalan di tengah sentimen global. Rekomendasi saham: AADI, LSIP, SSIA.
IHSG turun di bawah 7.000, membuka peluang akumulasi saham murah dengan fundamental kuat. Saham seperti AADI, AKRA, dan BBCA direkomendasikan.
IHSG pekan depan diprediksi volatil, dipengaruhi rilis data ekonomi seperti inflasi dan PDB. Sentimen global dan harga minyak juga berperan penting.
IHSG memasuki Mei dengan sentimen “sell in May” di tengah ketidakpastian global dan isu MSCI, meski ada peluang rebound jika sentimen membaik.
IHSG turun 2,42% ke level 6.956,80 dan kapitalisasi pasar bursa berkurang Rp354 triliun menjadi Rp12.382 triliun dalam sepekan.
Bursa Efek Indonesia akan buka kembali Senin (4/5/2026) setelah libur Hari Buruh. IHSG melemah sebelum libur, dipengaruhi oleh koreksi saham big caps.
IHSG dibuka turun 0,87% ke 7.039,67 pada 30 April 2026, dipengaruhi oleh penurunan saham big caps seperti DSSA, BYAN, dan BBCA. Investor menanti hasil pertemuan The Fed.
Reformasi pasar modal Indonesia meningkatkan transparansi dan daya tahan IHSG. Meski tekanan global ada, sejarah menunjukkan IHSG pulih cepat.