IHSG Sesi I Ambles 4,95%, Terparkir di Level 5.889,49

IHSG sesi I turun 4,95% ke 5.889,49 akibat koreksi saham besar. Investor fokus pada stabilitas rupiah dan kebijakan The Fed.

IHSG dibuka melemah ke 6.194, terhambat laju BBCA, BREN & BMRI cs

IHSG dibuka melemah ke 6.194, terhambat saham big caps seperti BBCA dan BREN. Meski demikian, beberapa saham seperti BBRI dan BMRI menguat. Inflasi dan PMI manufaktur menjadi sentimen pasar.

IHSG diprediksi bergerak terbatas pekan depan, rupiah dan sentimen global jadi sorotan

IHSG diprediksi bergerak di kisaran 6.000-6.300 pekan depan, dipengaruhi sentimen global, pelemahan rupiah, dan rebalancing MSCI.

Rebalancing MSCI bayangi IHSG, volatilitas tinggi Jumat (29/5)

IHSG diprediksi volatil pada 29 Mei 2026 akibat rebalancing MSCI. Meski ada tekanan, pasar dinilai akan lebih stabil ke depan.

Kenaikan BI rate buka peluang capital inflow ke obligasi

Kenaikan BI Rate ke 5,25% diprediksi meningkatkan daya tarik investasi di pasar obligasi, memicu capital inflow ke instrumen pendapatan tetap SBN.