Arah IHSG pekan depan ditentukan rilis data ekonomi
IHSG pekan depan diprediksi volatil, dipengaruhi rilis data ekonomi seperti inflasi dan PDB. Sentimen global dan harga minyak juga berperan penting.
IHSG pekan depan diprediksi volatil, dipengaruhi rilis data ekonomi seperti inflasi dan PDB. Sentimen global dan harga minyak juga berperan penting.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 1,37% ke 478,47 pada Senin (30/3/2026) dipengaruhi saham AMRT dan BBCA. Ketidakpastian global dan konflik AS-Iran memicu kekhawatiran ekonomi.
Bank Indonesia menahan suku bunga acuan di 4,75% untuk menjaga stabilitas rupiah. Meski menguat, rupiah diprediksi melemah hingga Rp17.000 per dolar AS pada akhir 2026.
IHSG diproyeksi melanjutkan penguatan pada perdagangan pekan depan, didukung penguatan rupiah, stimulus pemerintah, dan data ekonomi positif.
IHSG diprediksi menguat pekan depan dengan saham ASII, JSMR, hingga ICBP sebagai rekomendasi.