Deretan saham big caps penekan IHSG pekan ini: TPIA, DSSA hingga BREN ambles

Saham big caps seperti TPIA, DSSA, dan BREN menjadi penekan utama IHSG dengan penurunan masing-masing 53,49%, 47,34%, dan 23,44% sepanjang pekan ini.

Tekanan saham big caps, IHSG rawan uji level psikologis 6.000 hari ini (21/5)

IHSG berpotensi uji level 6.000 akibat tekanan saham big caps, sentimen negatif global, dan kebijakan domestik. Investor disarankan pantau arus dana asing.

IHSG dibuka melemah 1,21% ke level 6.020, BBCA hingga TPIA terkoreksi

IHSG dibuka melemah 1,21% ke 6.020 pada 22 Mei 2026, dipicu minimnya katalis positif dan sentimen negatif eksternal, serta koreksi saham big caps seperti BBCA dan TPIA.

Saham TPIA, AMMN, dan DSSA anjlok belasan persen bikin IHSG tumbang

IHSG anjlok 3,21% karena saham TPIA, AMMN, dan DSSA turun belasan persen akibat rebalancing MSCI. Volatilitas pasar diprediksi tetap tinggi hingga akhir Mei.

Saham-saham terdampak MSCI berguguran, IHSG dibuka melemah 1,5%

MSCI menghapus enam saham Indonesia dari Global Standard Index, termasuk AMMN, BREN, TPIA, DSSA, CUAN, dan AMRT, yang berdampak negatif pada pergerakan IHSG.

IHSG dibuka menguat jelang review MSCI, saham DSSA, TLKM hingga TPIA kompak reli

IHSG menguat ke 6.971,11 jelang review MSCI, didorong saham DSSA, TLKM, dan TPIA. Meski rebound, investor disarankan waspada koreksi.

IHSG sepekan naik 0,19% ke 6.969, nilai transaksi harian BEI tembus Rp23,06 triliun

IHSG mengalami kenaikan 0,18% sepanjang pekan ini, dengan rata-rata nilai transaksi harian Bursa meningkat menjadi Rp23,06 triliun.

Analis blak-blakan biang kerok IHSG ambles ke 6.969 hari ini

IHSG turun 2,86% ke 6.969 akibat risiko geopolitik AS-Iran dan pelemahan rupiah. Saham big caps seperti DSSA dan BREN alami koreksi tajam.