IHSG dibuka melemah ke 6.194, terhambat laju BBCA, BREN & BMRI cs

IHSG dibuka melemah ke 6.194, terhambat saham big caps seperti BBCA dan BREN. Meski demikian, beberapa saham seperti BBRI dan BMRI menguat. Inflasi dan PMI manufaktur menjadi sentimen pasar.

Net sell di indeks MSCI, cek deretan saham yang dilepas asing

Investor asing melepas saham di indeks MSCI Indonesia, dengan BBCA sebagai sasaran utama, Ifonti.com foreign sell Rp30,28 triliun hingga April 2026.

Deretan saham big caps penekan IHSG pekan ini: TPIA, DSSA hingga BREN ambles

Saham big caps seperti TPIA, DSSA, dan BREN menjadi penekan utama IHSG dengan penurunan masing-masing 53,49%, 47,34%, dan 23,44% sepanjang pekan ini.

Tekanan saham big caps, IHSG rawan uji level psikologis 6.000 hari ini (21/5)

IHSG berpotensi uji level 6.000 akibat tekanan saham big caps, sentimen negatif global, dan kebijakan domestik. Investor disarankan pantau arus dana asing.

IHSG dibuka melemah 1,21% ke level 6.020, BBCA hingga TPIA terkoreksi

IHSG dibuka melemah 1,21% ke 6.020 pada 22 Mei 2026, dipicu minimnya katalis positif dan sentimen negatif eksternal, serta koreksi saham big caps seperti BBCA dan TPIA.

Saham TPIA, AMMN, dan DSSA anjlok belasan persen bikin IHSG tumbang

IHSG anjlok 3,21% karena saham TPIA, AMMN, dan DSSA turun belasan persen akibat rebalancing MSCI. Volatilitas pasar diprediksi tetap tinggi hingga akhir Mei.

Saham-saham terdampak MSCI berguguran, IHSG dibuka melemah 1,5%

MSCI menghapus enam saham Indonesia dari Global Standard Index, termasuk AMMN, BREN, TPIA, DSSA, CUAN, dan AMRT, yang berdampak negatif pada pergerakan IHSG.

IHSG dibuka menguat jelang review MSCI, saham DSSA, TLKM hingga TPIA kompak reli

IHSG menguat ke 6.971,11 jelang review MSCI, didorong saham DSSA, TLKM, dan TPIA. Meski rebound, investor disarankan waspada koreksi.