IHSG diproyeksi uji level 6.3262, cermati saham BRPT hingga KLBF
IHSG diprediksi uji level 6.362-6.484, cermati saham BRPT, IMPC, INCO, dan KLBF untuk peluang beli saat melemah.
IHSG diprediksi uji level 6.362-6.484, cermati saham BRPT, IMPC, INCO, dan KLBF untuk peluang beli saat melemah.
IHSG naik 1,11% ke 6.195,42 pada 2 Juni 2026, didorong saham DSSA, BREN, dan big banks. Kapitalisasi pasar mencapai Rp10.918,65 triliun.
Sejumlah saham konglomerat Indonesia seperti BREN, RAJA, dan EMAS memimpin penguatan IHSG sesi I dengan kenaikan signifikan.
IHSG dibuka naik tipis 0,03% ke 6.208, dengan saham CUAN, BRPT, dan DEWA memimpin penguatan. Analis memprediksi potensi rebound terbatas di tengah volatilitas pasar.
IHSG diprediksi menguat terbatas pekan ini dengan volatilitas tinggi. Cermati saham MDKA, ULTJ, dan BTPN untuk potensi rebound teknikal.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis IHSG dapat kembali menguat hingga level 8.000 berkat membaiknya fundamental ekonomi dan kinerja perusahaan.
Indeks Bisnis-27 ditutup menguat 0,54% ke level 438,43, dipimpin oleh saham INCO, DEWA, dan BUMI yang mengalami kenaikan signifikan.
IHSG dibuka naik tipis 0,04% ke 6.602, dipengaruhi ekspektasi pasar terhadap hasil RDG BI yang mungkin menaikkan suku bunga akibat pelemahan rupiah.
IHSG menguat ke 6.971,11 jelang review MSCI, didorong saham DSSA, TLKM, dan TPIA. Meski rebound, investor disarankan waspada koreksi.
Saham PBSA, ELPI, dan INCO mengalami penurunan harga signifikan dan masuk deretan top losers pekan ini periode 4 hingga 8 Mei 2026.