IHSG potensi rebound terbatas hari ini (26/5), cermati saham SUPA, HRTA, hingga MAPA
IHSG berpotensi rebound terbatas hari ini, 26 Mei 2026. Cermati saham SUPA, HRTA, dan MAPA. Pasar masih volatil karena negosiasi Iran-AS dan rebalancing MSCI.
IHSG berpotensi rebound terbatas hari ini, 26 Mei 2026. Cermati saham SUPA, HRTA, dan MAPA. Pasar masih volatil karena negosiasi Iran-AS dan rebalancing MSCI.
IHSG dibuka naik tipis 0,04% ke 6.602, dipengaruhi ekspektasi pasar terhadap hasil RDG BI yang mungkin menaikkan suku bunga akibat pelemahan rupiah.
IHSG berpotensi rebound didorong rotasi modal asing ke saham blue chip perbankan, meski tertekan rebalancing MSCI. Outflow asing diprediksi melandai.
IHSG rebound 0,41% ke 7.101,23 didukung saham BREN & AMMN. Pasar menanti data The Fed dan laporan keuangan emiten kuartal I/2026.
IHSG berpotensi rebound ke level 7.270 pada perdagangan hari ini, Rabu (29/4/2026). Saham BRIS, EMAS, INET, dan TLKM direkomendasikan untuk dibeli saat melemah.
Reksa dana saham dan campuran memimpin penguatan di awal April 2026, didorong rebound IHSG. Pinnacle Dana Prima dan Danapathi Balance Fund catat return tertinggi.
IHSG berpotensi rebound terbatas ke 7.020-7.050, dipengaruhi ketegangan AS-Iran. Investor waspada jika gagal tembus 7.050, rentan koreksi.
IHSG berpotensi rebound ke 7.150-7.200 pekan ini, meski tekanan jual dan sentimen global masih membayangi. Saham JPFA, TAPG, dan MBMA jadi rekomendasi BRI Danareksa.
IHSG diprediksi rebound setelah menyentuh titik bottom, menawarkan peluang bagi investor untuk menambah koleksi saham berkualitas dengan harga murah.
IHSG berpotensi rebound pada April 2026 didorong musim dividen dan rebalancing portofolio, meski tekanan global dan domestik masih membayangi.