Rebalancing MSCI bayangi IHSG, volatilitas tinggi Jumat (29/5)
IHSG diprediksi volatil pada 29 Mei 2026 akibat rebalancing MSCI. Meski ada tekanan, pasar dinilai akan lebih stabil ke depan.
IHSG diprediksi volatil pada 29 Mei 2026 akibat rebalancing MSCI. Meski ada tekanan, pasar dinilai akan lebih stabil ke depan.
Sejumlah saham konglomerat Indonesia berisiko ARB setelah rebalancing MSCI pada 29 Mei 2026. Nasibnya bergantung pada daya serap pasar terhadap saham yang dilepas.
Rebalancing MSCI-FTSE memicu outflow asing, menekan harga saham dan kapitalisasi pasar. Saham BBCA, BBRI, dan lainnya tetap dominan di bursa Indonesia.
IHSG diprediksi volatil hingga Juni 2026 akibat rebalancing indeks global. Saham RI terdepak, memicu risiko outflow besar. Reformasi pasar modal jadi harapan.
IHSG diperkirakan melanjutkan koreksi menuju area 6.645-6.838 dengan tekanan jual yang masih dominan. Cek rekomendasi saham ANTM, KLBF, MDKA dan PTRO.
MNC Sekuritas merekomendasikan saham AADI, BULL, INCO, dan MAPA dengan strategi buy on weakness di tengah tekanan jual yang meningkat.
IHSG berpotensi rebound ke level 7.270 pada perdagangan hari ini, Rabu (29/4/2026). Saham BRIS, EMAS, INET, dan TLKM direkomendasikan untuk dibeli saat melemah.
BNI (BBNI) berencana buyback saham senilai Rp1,50 triliun untuk meredam tekanan jual dan menunjukkan harga saham tidak mencerminkan fundamental. RUPST dijadwalkan 9 Maret 2026.
IHSG diprediksi konsolidasi pekan depan; saham BSDE, ANTM, dan lainnya direkomendasikan untuk dicermati dengan strategi buy on weakness.
IHSG diprediksi rawan koreksi di rentang 8.464-8.560 dengan potensi penurunan lebih dalam ke area 8.000an. Cek rekomendasi saham AADI, BRPT hingga SIDO.