IHSG sepekan turun 3,53% ke 6.723, kapitalisasi pasar bursa menguap Rp581 triliun
IHSG turun 3,53% ke level 6.723 sepanjang perdagangan pekan ini, 11-13 Mei 2026 dengan kapitalisasi pasar berkurang Rp581 triliun menjadi Rp11.825 triliun.
IHSG turun 3,53% ke level 6.723 sepanjang perdagangan pekan ini, 11-13 Mei 2026 dengan kapitalisasi pasar berkurang Rp581 triliun menjadi Rp11.825 triliun.
IHSG turun 0,87% ke 6.858,89 pada 12 Mei 2026, dipicu koreksi saham BREN, BYAN, dan ASII. Kapitalisasi pasar mencapai Rp12.171 triliun.
Rencana kenaikan tarif royalti logam oleh Kementerian ESDM berdampak pada volatilitas pasar saham, terutama emiten timah dan emas, mulai Juni 2026.
IHSG turun 2,42% ke level 6.956,80 dan kapitalisasi pasar bursa berkurang Rp354 triliun menjadi Rp12.382 triliun dalam sepekan.
IHSG turun 0,48% ke 7.072 pada 28 April 2026, dipengaruhi saham AMMN, DSSA, dan TPIA yang melemah. Kapitalisasi pasar mencapai Rp12.617 triliun.
IHSG turun 0,84% ke 7.218,42 akibat koreksi saham AMMN, UNVR, dan BREN. Meski demikian, optimisme pasar global meningkat setelah meredanya ketegangan AS-Iran.
IHSG turun 0,53% ke 6.989, dipicu sentimen global dan domestik negatif. Saham big caps seperti BBCA dan BREN melemah, sementara AMMN dan TLKM menguat.
Saham DATA, PPRE, dan SSTM memimpin daftar top losers pekan ini dengan penurunan signifikan, sementara IHSG turun 0,99% dalam periode 30 Maret-2 April 2026.
IHSG turun 0,99% ke 7.026,78 dan kapitalisasi pasar turun 1,69% jadi Rp12.305 triliun.
IHSG turun 5,91% ke 7.137,21 pada 9-13 Maret 2026, kapitalisasi pasar BEI turun 6,96% menjadi Rp12.678 triliun. Transaksi harian juga menurun signifikan.