Indeks Bisnis-27 ditutup menguat, saham AMRT, MEDC, hingga MIKA melaju
Indeks Bisnis-27 menguat 0,71% ke 427,60 pada 2 Juni 2026, didorong saham AMRT, MEDC, dan MIKA. Sebanyak 11 saham naik, 13 turun, dan 3 stagnan.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,71% ke 427,60 pada 2 Juni 2026, didorong saham AMRT, MEDC, dan MIKA. Sebanyak 11 saham naik, 13 turun, dan 3 stagnan.
IHSG ditutup melemah 1,23% ke level 6.130,19 dengan 461 saham mengalami penurunan, termasuk saham INCO, ASII, dan AMRT.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,22% ke 455,41, namun saham BRMS, ANTM, dan BUMI tetap menguat. Analis prediksi IHSG rawan koreksi.
IHSG melemah 1,85% ke 6.599,24 akibat sentimen negatif MSCI dan rupiah, tetapi saham TLKM dan PTBA tetap kuat.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 2,05% ke 450,37 pada 18 Mei 2026, namun saham ASII, MEDC, dan CPIN tetap menguat. Fokus pasar pada MSCI rebalancing.
Di tengah tekanan rebalancing MSCI, saham SMMA, BRMS hingga INCO menjadi penopang utama IHSG dan masuk ke dalam daftar 10 top leaders.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah ke level 480,86, dipengaruhi oleh penurunan saham ANTM, BRMS, dan KLBF.
Indeks Bisnis-27 menambah 8 saham baru, termasuk MBMA dan BRMS, untuk periode Mei-Oktober 2026, meningkatkan daya tarik dan peluang investasi bagi investor.
IHSG diprediksi bergerak terbatas, saham TAPG, PSKT, dan ESSA direkomendasikan BRI Danareksa. Investor cermati data ekonomi dan geopolitik Iran.
IHSG dibuka melemah 0,02% ke 8.583, dengan 258 saham turun. IHSG rawan koreksi lebih lanjut, berpotensi uji level 8.464-8.560.