IHSG ditutup turun 1,23% ke 6.130, saham INCO, ASII hingga AMRT kompak lesu
IHSG ditutup melemah 1,23% ke level 6.130,19 dengan 461 saham mengalami penurunan, termasuk saham INCO, ASII, dan AMRT.
IHSG ditutup melemah 1,23% ke level 6.130,19 dengan 461 saham mengalami penurunan, termasuk saham INCO, ASII, dan AMRT.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,22% ke 455,41, namun saham BRMS, ANTM, dan BUMI tetap menguat. Analis prediksi IHSG rawan koreksi.
IHSG melemah 1,85% ke 6.599,24 akibat sentimen negatif MSCI dan rupiah, tetapi saham TLKM dan PTBA tetap kuat.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 2,05% ke 450,37 pada 18 Mei 2026, namun saham ASII, MEDC, dan CPIN tetap menguat. Fokus pasar pada MSCI rebalancing.
Di tengah tekanan rebalancing MSCI, saham SMMA, BRMS hingga INCO menjadi penopang utama IHSG dan masuk ke dalam daftar 10 top leaders.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah ke level 480,86, dipengaruhi oleh penurunan saham ANTM, BRMS, dan KLBF.
Indeks Bisnis-27 menambah 8 saham baru, termasuk MBMA dan BRMS, untuk periode Mei-Oktober 2026, meningkatkan daya tarik dan peluang investasi bagi investor.
IHSG diprediksi bergerak terbatas, saham TAPG, PSKT, dan ESSA direkomendasikan BRI Danareksa. Investor cermati data ekonomi dan geopolitik Iran.
IHSG dibuka melemah 0,02% ke 8.583, dengan 258 saham turun. IHSG rawan koreksi lebih lanjut, berpotensi uji level 8.464-8.560.
IHSG diprediksi menguat ke level 8.734 didukung ekspektasi pelonggaran The Fed dan ekonomi solid.