Saham ANTM, BRMS, hingga KLBF bawa Indeks Bisnis-27 dibuka melemah
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah ke level 480,86, dipengaruhi oleh penurunan saham ANTM, BRMS, dan KLBF.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah ke level 480,86, dipengaruhi oleh penurunan saham ANTM, BRMS, dan KLBF.
Indeks Bisnis-27 menguat ke 468,82 pada 6 Mei 2026, didorong saham DEWA, BRMS, dan MAPI. Sebanyak 20 saham naik, 3 stagnan, dan 4 melemah.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,45% ke 467,77, namun saham tambang seperti ADRO dan INCO tetap menguat. Rebalancing indeks akan dilakukan Mei 2026.
Indeks Bisnis-27 naik 0,16% ke 469,89 pada 22 April 2026, didorong saham DSNG, MEDC, JPFA. Total transaksi Rp5,524 triliun, volume 3,285 miliar saham.
IHSG dibuka melemah ke 7.367, saham BBRI, BMRI, MEDC turun. Pelemahan rupiah dan harga minyak tinggi jadi sentimen negatif.
Indeks Bisnis-27 turun 0,52% ke 494,45 karena sentimen global dan ketegangan geopolitik. Saham BBRI dan TLKM jadi penekan, sementara UNTR dan ASRI menguat.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,94% ke 492,72, namun saham MEDC, DSNG, dan PTBA menguat. Sentimen global terkait AS-Iran mempengaruhi pasar.
Dialog AS-Iran buntu, harga minyak global naik di atas US$100/barel, memicu kenaikan saham migas RI seperti MEDC dan ENRG. Konflik ini bisa mempengaruhi IHSG.
Indeks Bisnis-27 turun 1,53% ke level 474,33 pada penutupan perdagangan 7 April 2026. Meski begitu, saham BRPT, MAPI, dan MEDC terpantau mampu menguat.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,27% ke 480,40, tetapi saham INCO, INKP, dan MEDC tetap menguat. IHSG diprediksi masih dalam tekanan.