IHSG ditutup melemah, saham TLKM-PTBA masih perkasa
IHSG melemah 1,85% ke 6.599,24 akibat sentimen negatif MSCI dan rupiah, tetapi saham TLKM dan PTBA tetap kuat.
IHSG melemah 1,85% ke 6.599,24 akibat sentimen negatif MSCI dan rupiah, tetapi saham TLKM dan PTBA tetap kuat.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 2,05% ke 450,37 pada 18 Mei 2026, namun saham ASII, MEDC, dan CPIN tetap menguat. Fokus pasar pada MSCI rebalancing.
Di tengah tekanan rebalancing MSCI, saham SMMA, BRMS hingga INCO menjadi penopang utama IHSG dan masuk ke dalam daftar 10 top leaders.
Indeks Bisnis-27 melemah akibat sentimen negatif MSCI, dengan saham INCO dan BBRI turun.
Indeks Bisnis-27 ditutup turun 1,14% ke 465,81, meski begitu, saham INCO, MBMA, ASII, dan MAPI tetap mencatatkan kenaikan signifikan.
MNC Sekuritas merekomendasikan saham AADI, BULL, INCO, dan MAPA dengan strategi buy on weakness di tengah tekanan jual yang meningkat.
IHSG diprediksi rentan koreksi pada 11 Mei 2026. Rekomendasi saham: AADI, BULL, INCO, MAPA dengan strategi “buy on weakness”. Target harga dan stoploss disediakan.
IHSG diprediksi lanjut koreksi 11 Mei 2026, cermati saham AADI, BULL, INCO, dan MAPA untuk strategi “buy on weakness”.
Saham PBSA, ELPI, dan INCO mengalami penurunan harga signifikan dan masuk deretan top losers pekan ini periode 4 hingga 8 Mei 2026.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,44% akibat ketegangan AS-Iran. Saham ASII, JPFA, dan MAPI memimpin penurunan, sementara BBRI, TAPG, dan BBCA menguat.