Indeks Bisnis-27 ditutup menguat, saham AMRT, MEDC, hingga MIKA melaju
Indeks Bisnis-27 menguat 0,71% ke 427,60 pada 2 Juni 2026, didorong saham AMRT, MEDC, dan MIKA. Sebanyak 11 saham naik, 13 turun, dan 3 stagnan.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,71% ke 427,60 pada 2 Juni 2026, didorong saham AMRT, MEDC, dan MIKA. Sebanyak 11 saham naik, 13 turun, dan 3 stagnan.
IHSG naik 1,11% ke 6.195,42 pada 2 Juni 2026, didorong saham DSSA, BREN, dan big banks. Kapitalisasi pasar mencapai Rp10.918,65 triliun.
Investor asing melepas saham di indeks MSCI Indonesia, dengan BBCA sebagai sasaran utama, Ifonti.com foreign sell Rp30,28 triliun hingga April 2026.
IHSG dibuka naik tipis 0,03% ke 6.208, dengan saham CUAN, BRPT, dan DEWA memimpin penguatan. Analis memprediksi potensi rebound terbatas di tengah volatilitas pasar.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah pada 26 Mei 2026, dipimpin oleh penurunan saham INCO, AMRT, dan JPFA. Indeks bergerak di kisaran 442,17-444,02.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah ke level 438,43 dengan saham BUMI, TAPG, dan DEWA memimpin penurunan.
IHSG menguat 1,10% ke 6.162,05 pada Jumat (22/5/2026) setelah sebelumnya selalu ditutup di zona merah sepanjang pekan.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,53% ke 449,41 pada 21 Mei 2026, dipimpin saham TAPG, INKP, dan MIKA. IHSG diperkirakan bergerak variatif di tengah sentimen RAPBN 2027.
IHSG turun 0,35% ke 6.576,07, namun saham BMRI dan BBRI menguat di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga BI akibat tekanan rupiah.
IHSG turun 0,87% ke 6.858,89 pada 12 Mei 2026, dipicu koreksi saham BREN, BYAN, dan ASII. Kapitalisasi pasar mencapai Rp12.171 triliun.