Kode keras saham BBCA

Emiten perbankan raksasa milik Grup Djarum PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) mengirim sinyal optimistis kepada para pelaku pasar di tengah tren koreksi sahamnya.

IHSG lesu: Saham DSSA, BBCA hingga BREN masuk daftar top laggards

IHSG turun 19,55% pada 2026, saham DSSA, BBCA, dan BREN jadi top laggards. Sentimen global dan domestik Ifonti.com sell asing Rp49,87 triliun.

IHSG dibuka koreksi 0,87% menjadi 7.039, saham DSSA, BYAN hingga BBCA membebani

IHSG dibuka turun 0,87% ke 7.039,67 pada 30 April 2026, dipengaruhi oleh penurunan saham big caps seperti DSSA, BYAN, dan BBCA. Investor menanti hasil pertemuan The Fed.

Indeks Bisnis-27 dibuka menguat, saham BUMI, BBCA, hingga BRPT naik ke zona hijau

Indeks Bisnis-27 menguat 0,48% ke 471,69, didorong saham BUMI, BBCA, dan BRPT. IHSG juga naik 0,57% ke 7.146,81 dengan 321 saham menguat.

Saham BBCA tertekan sentimen makro, intip kondisi fundamentalnya

Saham BBCA tertekan sentimen makro meski fundamental solid. Arus keluar dana asing dipicu ketidakpastian geopolitik, tetapi prospek pertumbuhan tetap positif.