Ancang-ancang Kemenkeu kompensasi biaya haji Rp1,77 triliun

Kemenkeu siapkan Rp1,77 triliun untuk kompensasi biaya haji 2026 akibat kenaikan harga avtur, meski biaya haji turun Rp2 juta sesuai Keppres No. 34/2025.

IHSG ditutup turun 0,53% ke 6.989, saham big caps BBCA, BREN cs kompak merah

IHSG turun 0,53% ke 6.989, dipicu sentimen global dan domestik negatif. Saham big caps seperti BBCA dan BREN melemah, sementara AMMN dan TLKM menguat.

Timur Tengah memanas, BI tutup ruang penurunan suku bunga jangka pendek

Bank Indonesia menahan penurunan suku bunga akibat konflik Timur Tengah yang memicu inflasi dan arus modal keluar, menjaga BI Rate di 4,75% untuk stabilitas ekonomi.

BI siaga lonjakan harga minyak dunia & kemarau panjang ancam inflasi domestik

Bank Indonesia waspada terhadap inflasi akibat konflik Timur Tengah dan kemarau panjang, meski inflasi masih dalam target 2,5±1%. Monitoring ketat dilakukan.

Risiko gejolak rupiah mengintai saat BI setop operasi moneter selama Lebaran

Rencana Bank Indonesia menghentikan operasi moneter selama Lebaran berisiko memicu gejolak rupiah saat pasar buka kembali. Risiko utama berasal dari pasar global.

Kemenkeu disarankan dahulukan rasionalisasi APBN tangkis efek perang Iran

Kemenkeu disarankan fokus rasionalisasi APBN untuk cegah defisit akibat lonjakan harga minyak dan perang Iran, sebelum mempertimbangkan APBN-P.

Bukan sektor migas, ternyata ini saham yang punya umur reli panjang saat perang

Saham sektor teknologi dan komoditas seperti emas dan batu bara diprediksi memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang di tengah konflik global, berbeda dengan saham migas yang reli-nya singkat.

Konflik AS-Iran hantam aset RI, rupiah sentuh Rp17.015 dan IHSG jatuh 5%

Konflik AS-Iran memicu pelemahan rupiah ke Rp17.015/USD dan IHSG jatuh 5%, didorong oleh lonjakan harga minyak dan sentimen risiko global.

IHSG Terguncang, Saham Logam Mulia ANTM, BRMS & EMAS Naik jadi Top Leaders

IHSG turun 1,6% akibat konflik AS-Iran, sementara saham ANTM, BRMS, dan EMAS naik. Investor diimbau tetap tenang dan fokus pada analisis fundamental.