Saham RI didepak FTSE, BEI: Risiko jangka pendek reformasi pasar modal
Empat saham RI dikeluarkan dari FTSE Russell akibat reformasi BEI, memicu arus keluar dana asing jangka pendek, diharapkan menguntungkan jangka panjang.
Empat saham RI dikeluarkan dari FTSE Russell akibat reformasi BEI, memicu arus keluar dana asing jangka pendek, diharapkan menguntungkan jangka panjang.
PT Ashmore Asset Management Indonesia mengadopsi strategi berhati-hati namun oportunistis di pasar saham Indonesia di tengah ketidakpastian global.
Kinerja keuangan GOTO, BUKA, dan BELI menunjukkan perbaikan, namun sahamnya dinilai lebih cocok untuk trading jangka pendek daripada investasi jangka panjang.
Petinggi BCA menambah kepemilikan saham untuk investasi jangka panjang, meningkatkan persentase kepemilikan mereka di perusahaan.
Saham BUMN di bawah Danantara menarik untuk investasi jangka panjang karena potensi kenaikan valuasi dan dividen yang optimal.
IHSG turun tak pengaruhi investasi Batam; industri tetap aman berkat dominasi FDI. Meski ada risiko jangka panjang, manufaktur terus jadi penggerak ekonomi.
Direktur Utama PT Esta Indonesia Tbk. (NEST), Hoo Anton Siswanto, membeli 19,7 juta saham senilai Rp8,08 miliar.
Reksa dana saham diproyeksikan tumbuh 7%-9% tahun ini, didorong sektor energi dan komoditas.
Kontribusi investor ritel di BEI naik jadi 50% pada 2025. OJK fokus pada perlindungan dan edukasi untuk mencegah manipulasi pasar dan mendorong investasi berkelanjutan.
PT Pantai Indah Kapuk Dua (PANI) membeli 2,27 miliar saham CBDK senilai Rp14,64 triliun, meningkatkan kepemilikan menjadi 85,95% untuk memperkuat bisnis.